Potretnusantara.id, Natuna – Polres Natuna bersama instansi terkait melakukan pengecekan harga dan ketersediaan beras di sejumlah titik strategis di Kabupaten Natuna, Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar dan harga berada dalam kondisi stabil menjelang potensi fluktuasi kebutuhan masyarakat.(10/11)
Adapun tiga lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan yaitu Pasar Baru, PT. Yafindo Natuna Permata sebagai distributor, dan Toko Cahaya Kencana yang termasuk pasar modern penyedia beras premium dan medium.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendata serta mendokumentasikan distributor beras di wilayah Natuna, mengecek harga, stok, dan kualitas beras yang beredar, serta memastikan tidak adanya hambatan distribusi hingga ke konsumen akhir.
✅ Hasil Pengecekan di Lapangan
A. Kios Ronal (Pasar Tradisional)
Harga beras per kilogram:
SPHP: Rp 12.000
Cap Ayam Penyet: Rp 15.000
Cap AS Gold: Rp 14.000
Stok:
SPHP: 60 Kg
Cap Ayam Penyet: 60 Kg
Cap AS Gold: 70 Kg
Jenis beras: medium & premium
Jenis pasar: tradisiona.
B. PT. Yafindo Natuna Permata (Distributor Beras)
Stok beras:
Koki Padang: 570 Kg
Anak Mantap: 2.790 Kg
Harga jual:
Koki Padang 5 Kg: Rp 64.000
Koki Padang 10 Kg: Rp 126.000
Anak Mantap 5 Kg: Rp 73.000
Anak Mantap 10 Kg: Rp 140.000
Jenis beras: premium
Jenis pasar: distributor
C. Toko Cahaya Kencana (Pasar Modern)
Harga beras per kilogram:
Cap AS Gold: Rp 13.000
Cap Cabe Padang: Rp 13.000
Cap ADI: Rp 13.000
Cap Wangi Mas: Rp 14.400
Cap A1: Rp 14.000
Cap Gong Gong: Rp 13.500
SPHP 5 Kg: Rp 12.000
Stok beras:
Cap AS Gold: 700 Kg
Cap Cabe Padang: 500 Kg
Cap ADI: 500 Kg
Cap Wangi Mas: 350 Kg
Cap A1: 530 Kg
Cap Gong Gong: 480 Kg
SPHP 5 Kg: 400 Kg
Jenis beras: medium & premium
Jenis pasar: modern
Dari hasil pengecekan, ketersediaan beras di Kabupaten Natuna masih aman, baik di pasar tradisional maupun modern. Harga jual cenderung berada pada level stabil sesuai kategori jenis kualitas beras yang dipasarkan.
Petugas menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah spekulasi harga, monopoli, atau penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan adanya pengecekan langsung ini, Polres Natuna memastikan bahwa:
Harga tetap wajar
Kualitas layak konsumsi
Distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat
Monitoring beras juga dilakukan untuk antisipasi lonjakan kebutuhan menjelang musim tertentu, hari besar keagamaan, dan dinamika pasar.
Pengawasan ini akan berlanjut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ketahanan pangan daerah..
kalit










