NATUNA, Potretnusantara.Id – Sorotan Tajam dari masyarakat Natuna dengan kehadiran lampu ” Diskotik” di jembatan Ranai. Pasalnya, jembatan yang telah merenggut korban nyawa para pengguna jalan tidak tepat sasaran, dimana seharusnya diberikan lampu yang terang untuk pengguna jalan bukan seperti lampu hias mirip lampu Diskotik.
Ironisnya, jembatan seharusnya menggunakan lampu penerangan yang baik kini dijadikan lampu hias seperti diskotik. Tentunya Keberadaan lampu aneka warna yang menghiasi jembatan Kota Ranai Kabupaten Natuna, kini menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Berdasarkan data yang dikutip dari LPSE Natuna, terdapat anggaran belanja pengadaan lampu di jembatan Ranai sebesar Rp 200 juta dengan pelaksana kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kabupaten Natuna.
Hal ini menjadi Sorotan Ketua Komisi II DPRD Natuna, Marzuki ia berharap keinginan pemerintah daerah untuk memperindah kota Ranai tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau melihat tata letak lampu hias tersebut dikhawatirkan membuat pengemudi tidak fokus sehingga bisa menjadi kerawanan kecelakaan pada pengguna kendaraan” Ucap Marzuki kepada Potretnusantara.Id (29/12)
“Penerangan tidak usah berbentuk lampu hias akan tetapi lampu yang sifatnya untuk penerangan jalan atau jembatan,” tambahnya.
Lanjutnya,akan hal ini,dirinya menyambut baik niat Pemkab Natuna untuk memperindah jembatan Ranai,Namun seharusnya prosedur keselamatan jalan di utamakan.
“Ada baik nya pemasangan lampu hias didiskusikan kepada unsur terkait dalam hak ini polres natuna ( satlantas ) apakah tidak akan menciptakan kerawanan sebelum hal hal yang tidak kita ingin kan seperti lakalantas terjadi,”paparnya.
Hal senada,Rudi salah seorang warga Ranai sangat menyayangkan keberadaan lampu aneka warna di Jembatan Ranai yang mengganggu pandangan pengguna jalan. Selayaknya sebuah jembatan lebih tepat dipasang lampu penerangan bukan lampu kelap kelip yang menyilaukan pandangan mata.
“Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan, terlebih jembatan itu sudah banyak makan korban sebaiknya diterangi, bukan dibikin remang-remang,”ungkap Rudi (29/12)
Diketahui, Jembatan Ranai tersebut sudah banyak menelan korban nyawa,dimana korban meninggal di tempat menyeruduk pembatas jalan dan jembatan. Hal ini di karenakan kondisi jalan pada jembatan ada tikungan manis dan nuansa gelap di area jembatan.
Dengan kehadiran lampu kelap kelip nuansa indah hadir pada jembatan,namun hal ini juga mengakibatkan Pengendara silau dan menjadikan pengguna jalan kesulitan saat melintasi jembatan.
kalit










