Karimun, Potretnusantara.id – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz Karimun resmi melaksanakan wisuda Sarjana (S-1) Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Angkatan VII Tahun Akademik 2025/2026, di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Sabtu (11/7/2026). Sebanyak 33 calon wisudawan dan wisudawati dinyatakan lulus dan siap mengabdi di tengah masyarakat.
Acara berlangsung khidmat, dihadiri Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Ketua Umum DPP Hidayatullah K.H. Naspi Arsyad, Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Sularno, Forkopimda, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Karimun Datuk Wira Setia Utama Muhammad Firmansyah, Ketua Badan Pembina Yayasan Hidayatullah Batam Khairul Amri, jajaran pimpinan perguruan tinggi, dosen, wisudawan, serta orang tua dan tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Helda Safitri mencatatkan prestasi tertinggi sebagai Wisudawan Terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88.
Dalam sambutannya, Ketua STIT Mumtaz Karimun Sumarno menyampaikan, pengukuhan ini menjadi puncak perjuangan para mahasiswa selama menempuh pendidikan selama empat tahun.
“Setelah perjuangan yang tak kenal lelah, khususnya perjuangan para calon wisudawan dan wisudawati selama empat tahun, akhirnya Insya Allah sebentar lagi pengukuhan ini terlaksana,” ujar Sumarno.
Kegiatan kali ini mengusung tema “Dari Batas Negeri, STIT Mumtaz Bersinergi”. Tema tersebut dimaknai sebagai tekad seluruh civitas akademika untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak agar keberadaan kampus dan lulusannya dapat memberi manfaat seluas-luasnya di berbagai bidang kehidupan.
Sumarno juga melaporkan, sebagian besar lulusan STIT Mumtaz telah lebih dulu berkhidmat di masyarakat, baik di sektor pendidikan, dakwah, sosial, maupun ekonomi.
Pihaknya pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Karimun atas dukungan nyata selama dua tahun terakhir, khususnya di bidang pendidikan tinggi.
“Tahun lalu kami mendapat 20 kuota beasiswa, dan tahun ini meningkat 100 persen menjadi lebih dari 40 mahasiswa penerima beasiswa. Semoga ke depan dukungan ini terus bertambah,” katanya.
Sumarno berharap sinergi tidak hanya terjalin dengan pemerintah, melainkan juga sesama perguruan tinggi di daerah, seperti STIE Cakrawala dan Universitas Karimun. Bersama ketiga institusi tersebut, diharapkan mampu mewujudkan dua cita-cita utama Bumi Berazam yakni peningkatan iman dan takwa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar STIT Mumtaz Karimun atas konsistensi mencetak lulusan yang berkualitas, cerdas, dan berdaya saing.
“Kelulusan ini adalah bukti nyata dedikasi Bapak dan Ibu dosen serta pengelola kampus dalam mendidik putra-putri daerah,” tutur Rocky.
Kepada para wisudawan, ia mengingatkan hari ini bukanlah titik akhir, melainkan gerbang awal menerapkan ilmu yang didapat.
“Kabupaten Karimun terus berbenah dan sangat membutuhkan pemikiran serta inovasi dari kalian. Jangan berhenti belajar, terus asah keterampilan, dan jadilah agen perubahan yang membawa kemajuan bagi daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Rocky juga mengingatkan agar para lulusan senantiasa mengingat pengorbanan serta doa orang tua sebagai motivasi utama dalam berkarya dan berbakti.
“Selamat jalan menuju gerbang pengabdian yang baru. Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberi kemudahan dan kesuksesan bagi langkah kita semua,” pungkasnya. (Ery)









