BATAM, Potretnusantara.id – Hotel Grandview 99 / Sri Indah Komplek Gading Mas Sungai Panas Kota Batam diduga menjadi tempat permainan judi Online dan sampai saat ini tidak tersentuh oleh hukum dan kuat dugaan ada orang kuat dibelakangnya.
Anehnya, di depan pintu hotel ada spanduk pemberitahuan bertuliskan” Terhitung sejak tanggal 10 Januari 2021 hotel Grandview 99 tidak menerima tamu”
Hasil investigasi awak media ini, hotel tersebut di jaga ketat oleh beberapa orang yang bertubuh kekar, sementara saat awak media beberapa kali mencoba konfirmasi kepada pemilik hotel berinisial JS melalui WhatsApp nomor 08127060 9*** namun tidak membalas konfirmasi, WhatsApp di baca.
Sementara, berdasarkan informasi dari taxi grab mereka sering mendapatkan orderan setiap pukul 03.00 Wib dari hotel tersebut berjumlah 4 sampai 5 orang untuk diantar ke perumahan Kintamani dan penumpang tidak bisa berbicara dengan bahasa Inggris dan Indonesia, mereka menggunakan bahasa Mandarin, mereka meminta diantar hanya sampai portal perumahan tidak mau diantar langsung kerumah tempat tinggalnya.
Menanggapi hal ini, Ismail Ratu simbangan Ketua umum (Ketum) aliansi LSM Ormas peduli Kepri mengatakan kepada awak media, sudah sepatutnya aparat penegak hukum terutama kepolisian turun lapangan melakukan penyelidikan terkait berita yang di sampaikan oleh media, jika benar adanya judi online segera di tindak dan tangkap bandarnya agar masyarakat tidak merasa resah, apalagi masyarakat sekitar dan RT / RW mendukung dan merasa resah.
Lebih lanjut Ismail mengatakan berharap Kapolda Kepri Irjen Pol DR.Aris Budiman,M.SI dapat menurunkan anggotanya melakukan penyelidikan akan kebenaran informasi Judi Online di hotel tersebut.
Ismail juga menduga untuk di kota Batam ini di sinyalir ada beberapa tempat adanya judi online, konon katanya di kelola oleh Konsorsium.
“Kita berharap Bapak Kapolri jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo Attensi tentang judi online khususnya yang ada di kota Batam yang di tengarai ada orang-orang penting di belakangnya,”ujarnya. Rabu (29/12).
Beberapa pejabat utama Polda belum dapat diminta komentar dan konfirmasi terkait adanya dugaan judi online di kota Batam hingga berita ini dipublishkan.
Tpg










