POTRETNUSANTARA.ID,NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan bergerak cepat merespons lonjakan harga minyak goreng di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat. Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Cen Sui Lan akan turun langsung menggelar Gerakan Pasar Murah pada Kamis (16/7/2026) dengan menyediakan 1 ton minyak goreng dan 1 ton gula pasir berharga terjangkau.
Langkah tersebut diambil setelah pemerintah menerima laporan mengenai tingginya harga Minyakita di Sedanau yang mencapai Rp20.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Cen Sui Lan menegaskan pemerintah daerah tidak boleh hanya menerima laporan, tetapi harus hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Saya memahami keresahan masyarakat Bunguran Barat, khususnya warga Sedanau. Kenaikan harga minyak goreng tentu berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga. Karena itu, pemerintah tidak boleh hanya menerima laporan, tetapi harus hadir membawa solusi. Gerakan Pasar Murah ini merupakan langkah nyata agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Cen Sui Lan, Rabu (15/7/2026).
Selain pasar murah, Pemerintah Kabupaten Natuna juga menyalurkan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan serta menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Bupati memastikan stok bahan pokok telah disiapkan untuk membantu warga.
“Untuk pelaksanaan pasar murah besok, kita sudah menyiapkan 1 ton minyak goreng dan 1 ton gula pasir. Harapan kami, masyarakat dapat terbantu dan beban ekonomi mereka bisa sedikit berkurang,” katanya.
Cen Sui Lan juga menginstruksikan seluruh OPD terkait agar terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, khususnya di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan distribusi.
Ia meminta koordinasi dengan Bulog, distributor, dan pemerintah pusat terus diperkuat agar distribusi Minyakita dapat menjangkau wilayah kepulauan sehingga masyarakat memperoleh kebutuhan pokok sesuai HET.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.
“Masyarakat di pulau-pulau terluar tidak boleh terus menjadi pihak yang menanggung mahalnya biaya distribusi. Pemerintah harus memastikan kebutuhan pokok tersedia, mudah diperoleh, dan harganya tetap terjangkau. Itulah wujud kehadiran pemerintah dan bentuk keadilan bagi seluruh masyarakat Natuna,” tegasnya.
Dalam kunjungan kerjanya ke Bunguran Barat, Bupati Natuna juga dijadwalkan meninjau Pasar Baru, Pasar Ikan, dan Kampung Nelayan Merah Putih guna memastikan kondisi distribusi barang serta menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.(Kalit)









