Potretnusantara.id, Natuna – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla. Menyikapi terganggunya distribusi air bersih akibat pekerjaan penggantian pipa utama PDAM Tirta Nusa, Kapolres Natuna turun langsung mendukung penyaluran air bersih secara gratis bagi warga terdampak, Selasa (30/12/2025).
Gangguan distribusi air bersih tersebut terjadi seiring dilaksanakannya penggantian pipa distribusi utama di kawasan Gunung Sebayar, dari pipa berdiameter 10 inci menjadi 12 inci. Akibat pekerjaan ini, aliran air bersih terhenti sementara pada Selasa, 30 Desember 2025, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB di sejumlah wilayah Ranai dan sekitarnya.
Sebagai langkah antisipasi dan pelayanan darurat, PDAM Tirta Nusa menyiapkan mobil tangki air untuk siaga penuh guna melayani masyarakat yang membutuhkan air bersih. Dalam pelaksanaannya, Polres Natuna turut memberikan dukungan, mulai dari pengamanan, pengaturan distribusi, hingga membantu pendistribusian air bersih secara gratis kepada warga terdampak.
Kapolres Natuna menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Polri hadir untuk membantu memastikan pelayanan tetap berjalan, khususnya dalam kondisi darurat akibat gangguan distribusi ini. Distribusi air bersih diberikan secara gratis dengan kapasitas satu unit mobil tangki sekitar 8.000 liter atau 8 ton. Masyarakat yang membutuhkan dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau Bhabinkamtibmas di desa masing-masing,” ujar AKBP Novyan Aries Efendie.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Nusa, Zaharuddin, S.Pd, menjelaskan bahwa penggantian pipa tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan distribusi air bersih ke depan.
“Pekerjaan ini memang menimbulkan gangguan sementara, namun sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan jangka panjang. PDAM telah menyiapkan mobil tangki air sebagai solusi darurat, dan kami mengapresiasi dukungan Polres Natuna yang turut membantu pelayanan kepada masyarakat,” jelas Zaharuddin.
Untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan air bersih darurat, Polres Natuna membuka layanan pengaduan melalui Call Center Polri 110. Setiap permintaan akan dikoordinasikan dengan PDAM Tirta Nusa di lapangan.
Adapun wilayah yang terdampak penghentian sementara distribusi air bersih meliputi Jalan Sungai Ulu, kawasan Mahligai dan Air Kijang, Jalan Adam Malik/Bandarsyah termasuk Gang Air Batu dan sekitarnya, Penagi, Jalan Patimura/Pering, Jalan Soebrantas, Jalan Pramuka Atas, Jalan Batu Gitam, Jalan Adam Malik Bawah yang mencakup Gang Keluntan, Gang Hamzah Yasin, serta Gang Sepakat, hingga Jalan Yos Sudarso termasuk Gang M. Lana.
Sinergi antara Polres Natuna dan PDAM Tirta Nusa ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski dihadapkan pada gangguan teknis infrastruktur. (Kalit)










