BANDA ACEH – Ikatan Keluarga Masyarakat Aceh Selatan (IKAMAS) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri berbagai tokoh dan warga asal Aceh Selatan yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antarperantau Aceh Selatan, sekaligus ruang bertukar gagasan mengenai kontribusi sosial masyarakat Aceh Selatan di ibu kota provinsi.
Sejumlah tokoh Aceh Selatan tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya seniman sekaligus budayawan Aceh Rafly Kande, purnawirawan TNI T. A. Hafil Fuddin, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh yakni Tgk Attarmizi Hamid, Irpannusir, dan Zamzami.
Selain itu hadir pula sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat yang berasal dari Aceh Selatan.
Ketua IKAMAS, Mawardi Adami, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial Ramadan, tetapi juga sarana memperkuat jaringan sosial masyarakat Aceh Selatan yang tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Menurutnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan sekaligus mendorong berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Melalui momentum Ramadan ini kita ingin memperkuat tali silaturahmi. Kebersamaan yang terbangun di antara masyarakat Aceh Selatan di rantau harus terus dirawat agar kita bisa saling mendukung dalam berbagai kegiatan sosial,” ujar Mawardi.
Ia menambahkan, IKAMAS ke depan diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kolaborasi antarwarga Aceh Selatan untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun masyarakat di perantauan.
Sementara itu, dalam tausiyah yang disampaikan sebelum berbuka puasa, Tgk Attarmizi Hamid mengajak masyarakat Aceh Selatan untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan.
Menurutnya, kekuatan masyarakat Aceh Selatan tidak hanya terletak pada potensi daerah, tetapi juga pada solidaritas warganya yang berada di berbagai daerah.
“Kita harus terus memperkuat persatuan dan saling mendukung. Dengan kebersamaan, kita dapat berkontribusi lebih besar untuk kemajuan Aceh Selatan,” katanya.
Sekretaris Umum IKAMAS Banda Aceh, Arif Pribadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk menjaga kedekatan emosional antarwarga Aceh Selatan yang tinggal di Banda Aceh dan Aceh Besar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga IKAMAS dapat menjadi wadah yang aktif dalam membangun solidaritas, kepedulian sosial, serta jaringan antarwarga Aceh Selatan di perantauan.
“Harapannya kegiatan ini dapat semakin mempererat kebersamaan dan soliditas masyarakat Aceh Selatan di Banda Aceh dan Aceh Besar,” ujar Arif.










