Padang Lawas, Potretnusantara.id – Pemkab Padang Lawas (Palas) melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar Orientasi Verifikasi dan Validasi data Keluarga Resiko Stunting (KRS) bagi kader TPK di Aula Hotel Al-Marwah Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Jumat (15/7/2022).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Kaper BKKBN Sumut, Muhammad Irzal, S.E., M.E., Analisis data dan imformasi Dicky Eko Pratomo S.Sos, Analisis Advokasi KIE Nazipah SE, Asisten III bidang Administrasi Umum, Drs.Amir Soleh Nasution mewakili Plt Bupati Padang Lawas.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Kabid Dalduk) Sri Nova Yanti Harahap, beserta tim Penyuluh dan Penggerak pada DP2KBP3A Kabupaten Padang Lawas diikuti setiap koordinator serta seluruh perwakilan kader PKB/PLKB se Kabupaten Padang Lawas.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Muhammad Irzal, S.E., M.E., mengajak, seluruh kader pendamping keluarga untuk mendukung percepatan penurunan stunting sehingga perlu menginisiasi beberapa perubahan strategi berbasis pada pendekatan keluarga berisiko stunting, dengan TPK yang terdiri dari Bidan, Kader PKK dan Kader KB.
“TPK bertugas melakukan identifikasi, pendampingan dan intervensi mengurangi resiko stunting kepada calon pengantin atau calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui dan pasca salin, anak sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun serta keluarga yang memiliki anak di bawah usia lima tahun,” terang Irzal
Dia menjelaskan TPK dibentuk dan beroperasi di tingkat desa atau kelurahan di bawah koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TTPS) dan Satgas di tingkat desa atau kelurahan melalui laporan berkala.
“TPK wajib bergerak bersama melalui multisektor,” tegasnya.
Strategi lain yang tidak kalah penting adanya penajaman konvergensi lintas sektor dan antara pusat dan daerah, konvergensi wajib direalisasikan dengan komitmen kuat, kerja keras serta kesediaan para pihak yang terkait.
Menurut Kaper BKKBN Sumut ini, komitmen dalam segi program diharapkan menjadi pondasi intervensi saling melengkapi dalam menjangkau sasaran dan percepatan capain target penurunan stunting pada tahun 2024.
Untuk itu pihaknya telah membuat Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) dengan penajaman intervensi “hulu” untuk mencegah lahirnya anak stunting.
Skema pendekatan keluarga risiko stunting dalam RAN PASTI dilakukan oleh TPK berbasis penyediaan data, pendampingan calon surveilans keluarga risiko stunting, dan audit kasus.
“Keluarga berisiko stunting oleh TPK harus menggunakan baselines data keluarga berisiko stunting sebagaimana telah disediakan pada hasil pendataan keluarga yang dilakukan BKKBN Tahun 2021,” jelasnya.
Plt Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, C.Ht., M.M., M.Si., yang diwakili Asisten III bidang Administrasi Umum, Drs.Amir Soleh Nasution dalam sambutannya mengungkapkan orientasi verifikasi kepada kader PKB/PLKB merupakan salah satu strategi menumbuhkan semangat percepatan penurunan stunting.
“Melalui kegiatan orientasi ini diharapkan menumbuh kembangkan pemahaman dan semangat para kader PKB/PLKB dalam memantau calon pasangan pengantin, kesehatan ibu hamil dan balita untuk mengurangi resiko stunting,” kata Amir Soleh yang juga mantan Kadis PPKB dan P3A Kabupaten Padang Lawas.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Padang Lawas Hj Markiah Hasibuan, S.E., melalui Kabid Dalduk Sri Nova Yanti Harahap mengapresiasi kedatangan Kaper BKKBN Sumut, Muhammad Irzal, S.E., M.E., hadir langsung dalam orientasi kader PKB/PLKB se Kabupaten Padang Lawas.
Kabid Dalduk Nova menjelaskan adapun materi yang disampaikan terkait Mekanisme Verifikasi dan Validasi Data Beresiko Stunting, Tata Cara Pengisian Rekap Keluarga Beresiko Stunting, Pengolahan Data Hasil Verifikasi dan Validasi Data Berisiko Stunting, Dukungan Operasional dan rambu-rambu pelaksanaan kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Beresiko Stunting.
“Ini perdana Kepala Perwakilan BPPKN Sumut hadir langsung memberi edukasi kepada para kader PKB/PLKB, semoga apa yang sudah disampaikan dapat diterapkan secara maksimal dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Padang Lawas.” tutur Nova.
Robert Nainggolan










