Potretnusantara.id,Natuna – Kisah kemanusiaan kembali ditunjukkan jajaran Polres Natuna. Seorang ibu muda penumpang KMP Nusantara 01 yang sebelumnya mendapat pertolongan langsung dari Kapolres Natuna saat tiba di Pelabuhan Penagi, kini menjalani pemantauan kesehatan lanjutan melalui layanan home visit oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Natuna, Rabu (18/3/2026).
Ibu tersebut diketahui bernama Nurlita (23), pasien pasca operasi Sectio Caesarea (Caesar) yang sebelumnya menjadi perhatian petugas saat tiba bersama bayinya di Natuna. Saat kedatangan kapal, kondisi Nurlita yang masih dalam masa pemulihan pasca operasi membuat Kapolres Natuna bersama personel bergerak cepat membantu proses evakuasi dan memastikan ibu serta bayi mendapatkan penanganan aman dan layak.
Sebagai bentuk kepedulian berkelanjutan, Sidokkes Polres Natuna kemudian melakukan kunjungan medis langsung ke kediaman pasien di Kampung Air Seneh, Singgang Bulan, guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut meliputi pemeriksaan kondisi luka operasi, pemantauan kesehatan ibu dan bayi, serta pemberian terapi medis.
Hasil pemeriksaan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Luka operasi dalam kondisi baik dan mulai mengering, sementara keluhan nyeri yang sebelumnya dirasakan pasien dilaporkan berkurang signifikan.
Pemeriksaan tanda-tanda vital juga menunjukkan kondisi stabil dengan tekanan darah 127/75 mmHg, denyut nadi 90 kali per menit, laju pernapasan 20 kali per menit, suhu tubuh 36,0°C, serta saturasi oksigen mencapai 100 persen.
Tim medis turut memberikan terapi berupa cairan NaCl, obat anti nyeri Ibuprofen, serta vitamin guna membantu mempercepat proses pemulihan pasca operasi.
Kasidokkes Polres Natuna menjelaskan bahwa kegiatan home visit ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan humanis Polri, sekaligus tindak lanjut dari aksi cepat jajaran Polres Natuna sejak proses kedatangan pasien di pelabuhan.
“Polri hadir tidak hanya saat keadaan darurat, tetapi juga memastikan masyarakat yang pernah kami bantu benar-benar pulih. Pendampingan ini bentuk komitmen pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ke depan, tim medis akan terus melakukan observasi perawatan luka guna mencegah risiko infeksi serta memastikan kondisi ibu dan bayi tetap sehat.
Kapolres Natuna menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan kepada Nurlita merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan pertolongan cepat.
“Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang membutuhkan bantuan, terlebih dalam kondisi darurat kesehatan, dapat merasakan kehadiran Polri secara langsung. Mulai dari saat evakuasi di pelabuhan hingga pemantauan kesehatan di rumah, ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami,” ujar Kapolres Natuna.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan Polri tidak berhenti pada penanganan awal saja, tetapi berlanjut hingga masyarakat benar-benar dalam kondisi aman dan sehat.
“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi kemanusiaan. Kami berharap ibu dan bayinya segera pulih sepenuhnya serta dapat beraktivitas kembali bersama keluarga,” tambahnya.
Kisah Nurlita menjadi potret nyata pelayanan Polri yang menyentuh sisi kemanusiaan — mulai dari penyelamatan penumpang di perjalanan laut hingga pendampingan kesehatan langsung di rumah warga. Kehadiran Polres Natuna pun semakin dirasakan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat.(Kalit)










