Potretnusantara.id, Natuna —
Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 477 Kopasgat kembali menorehkan kontribusi nyata dalam mendukung program strategis nasional. Senin (14/7/2025), satuan elit TNI Angkatan Udara yang bermarkas di Natuna ini sukses menggelar panen raya jagung di atas lahan pertanian seluas satu hektare yang mereka kelola sendiri.
Panen ini dipimpin langsung oleh Komandan Denhanud 477 Kopasgat, Letkol Pas Amrin, S.Sos., M.M., dan turut dihadiri oleh prajurit, ibu-ibu PIA Ardhya Garini Ranting 07-4 Denhanud 477, serta sejumlah pejabat daerah dan instansi terkait.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Cabang Perum Bulog Natuna, Delly Bayu Putra, dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna, Izniadi, S.Sos. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung kedaulatan pangan.
“Kegiatan ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari semangat kami mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan,” tegas Letkol Pas Amrin.
Menurutnya, prajurit Denhanud 477 Kopasgat tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan udara nasional, tetapi juga siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif demi swasembada pangan.
Lahan pertanian yang digarap ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset strategis milik TNI untuk kegiatan produktif. Jagung yang dipanen merupakan hasil dari kerja sama intensif seluruh prajurit dan keluarga besar Denhanud 477, yang secara konsisten menjaga kualitas dan keberlanjutan proses tanam.
Tak hanya menjadi ajang panen, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan dan edukasi akan pentingnya kemandirian pangan di wilayah perbatasan seperti Natuna.
“Kami berharap ini bisa menginspirasi satuan TNI lainnya untuk ikut bergerak, karena pertahanan negara tidak hanya soal senjata, tapi juga soal menjaga ketersediaan pangan bagi rakyat,” tambah Letkol Amrin.
Suasana panen terasa hangat dan penuh semangat nasionalisme. Wajah bahagia tampak dari para prajurit hingga para ibu PIA Ardhya Garini yang turut memetik jagung hasil kerja keras bersama.
Kegiatan ini membuktikan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan militer, tapi juga kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat — seperti pangan.
Penulis kalit










