Potretnusantara.id, Natuna – Bupati Natuna Cen Sui Lan kembali menunjukkan langkah strategis dalam memperkuat posisi Natuna sebagai wilayah perbatasan dan garda terdepan Indonesia di utara NKRI.
Melalui pengajuan reviu Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) serta updating Rencana Induk Pelabuhan (RIP), Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong percepatan modernisasi infrastruktur pelabuhan guna meningkatkan konektivitas nasional dan pelayanan transportasi laut antar pulau.
Usulan resmi tersebut disampaikan melalui surat Pemerintah Kabupaten Natuna kepada Gubernur Kepulauan Riau untuk diteruskan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan, penguatan sektor pelabuhan menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah kepulauan dan perbatasan seperti Natuna yang bergantung besar pada jalur transportasi laut.
“Natuna merupakan wilayah strategis perbatasan negara. Karena itu konektivitas laut harus diperkuat agar pelayanan masyarakat, distribusi logistik, mobilitas antar pulau hingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan maksimal,” tegas Cen Sui Lan.(13/5/2026)
Menurutnya, pembangunan dan penyesuaian Rencana Induk Pelabuhan Nasional menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah kepulauan yang terus berkembang.
Dalam dokumen usulan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna mengajukan reviu terhadap sejumlah lokasi pelabuhan serta updating fasilitas tambahan pada pelabuhan strategis di beberapa kecamatan.
Pelabuhan Midai, Pulau Laut, Serasan dan Subi menjadi prioritas pengembangan dengan usulan penambahan fasilitas seperti dermaga plengsengan, koridor boarding beratap hingga terminal penumpang yang representatif.
Selain itu, sejumlah pelabuhan lain di wilayah Bunguran, Pulau Tiga, Serasan hingga Pulau Panjang turut diusulkan untuk penyesuaian dan penguatan dalam RIPN nasional agar mampu mendukung pelayanan transportasi laut yang lebih optimal.
Tidak hanya itu, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Natuna juga mendapatkan dukungan anggaran dari APBN untuk pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Selat Lampa.
Pengembangan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelabuhan menuju taraf pelabuhan internasional sebagai gerbang strategis kawasan perbatasan Indonesia.
Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat mulai memberi perhatian serius terhadap penguatan infrastruktur maritim Natuna sebagai salah satu kawasan strategis nasional di wilayah terluar Indonesia.
Langkah yang diambil Cen Sui Lan dinilai menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap pembangunan wilayah perbatasan.
Sebab bagi masyarakat Natuna, pelabuhan bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan urat nadi kehidupan ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga distribusi kebutuhan pokok antar pulau.
Penguatan infrastruktur pelabuhan juga sejalan dengan visi besar Indonesia sebagai poros maritim dunia dan memperkuat konektivitas nasional dari daerah terluar.
Dengan dorongan tersebut, Pemerintah Kabupaten Natuna berharap revisi dan updating RIPN dapat segera mendapat perhatian pemerintah pusat sehingga pembangunan pelabuhan di wilayah perbatasan dapat terealisasi secara bertahap, berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.(Kalit)










