Potretnusantara.id, Natuna – Langkah Bupati Cen Sui Lan dalam menata perekonomian Kabupaten Natuna mulai membuahkan hasil nyata. Terbaru, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI resmi menetapkan Pelabuhan Selat Lampa berstatus pelabuhan internasional. Dengan status ini, Selat Lampa siap melayani aktivitas ekspor-impor sebagaimana pelabuhan besar lain, termasuk Batam.
Penetapan tersebut tertuang dalam beleid Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI Nomor AL.301/II/14/DP-25 tertanggal 1 Juli 2025. Menyusul keputusan itu, Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna menggelar audiensi bersama Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag RI di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari rakor sebelumnya di Gedung Daerah Tanjungpinang, 25 Agustus 2025, yang dihadiri Gubernur Kepri, Bupati Cen Sui Lan, Kadisperindag Kepri dan Natuna, serta sejumlah pelaku usaha ekspor-impor.
Bupati Cen menegaskan, status pelabuhan internasional harus segera ditindaklanjuti dengan percepatan aktivitas perdagangan luar negeri.
“Pelabuhan internasional harus benar-benar hidup, bukan sekadar papan nama,” tegas Bupati Cen.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, menarik investasi, sekaligus meneguhkan Natuna sebagai pintu gerbang perdagangan nasional di tapal batas NKRI.
“Karena itu, fasilitas kepabeanan, karantina, dan logistik berstandar internasional harus segera kita siapkan,” ujarnya.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut penetapan Selat Lampa sebagai pelabuhan internasional akan mengintegrasikan Natuna dalam ekosistem perdagangan global.
“Pasar bagi produk unggulan kita, terutama perikanan tangkap, olahan laut, dan potensi energi, akan semakin terbuka,” jelas Ansar.
Sementara itu, Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Isy Karim menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah daerah.
“Kementerian Perdagangan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan ekspor-impor di Selat Lampa sesuai regulasi berlaku, baik klasifikasi komoditas maupun perizinannya,” kata Isy.
Ia juga berjanji melaporkan hasil pertemuan ke Menteri Perdagangan sebagai dasar penguatan kebijakan selanjutnya.
Bupati Cen menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, dengan regulasi yang jelas, infrastruktur memadai, serta kesiapan pelaku usaha lokal, Selat Lampa akan menjadi katalis ekonomi perbatasan.
“Target kita jelas: mengerek nilai tambah komoditas lokal, membangun kawasan industri penunjang, menghadirkan fasilitas bongkar muat modern, hingga menerapkan teknologi informasi dalam manajemen logistik,” papar Bupati Cen.
Dengan status pelabuhan internasional, Natuna tidak hanya meneguhkan kehadiran negara di garis depan perbatasan, tetapi juga membuka babak baru pertumbuhan ekonomi yang lebih berdaya saing.(Kalit)










