KARIMUN, Potretnusantara.id – Seorang nelayan bernama Putra Hanafiah mengalami musibah kebocoran perahu di tengah laut, kejadian yang menimpa korban terjadi pada Senin malam (3/1) pada saat korban sedang melaut di perairan Pulau Mudu Kabupaten Karimun.
Kejadian ini pertama sekali diketahui keluarga korban, setelah mendapat telepon dari korban, bahwa perahunya mengalami musibah bocor sehingga air masuk kedalam perahu dan korban sendiri di tengah laut dengan kondisi angin kencang dan ombak tinggi.
Dengan kondisi cuaca tidak bersahabat, angin kencang dan ombak tinggi, perahu korban berhasil di evakuasi serta korban dalam keadaan sehat di Perairan Pulau Mudu Kabupaten Karimun dengan titik Koordinat : 1°5.695’N – 103°14.344 E. Selasa (4/01).
Penyelamatan korban ini langsung dipimpin Kasat Polair Polres Karimun AKP. Sabar Binsar Samosir, S.H, MH bersama Empat orang anggotanya.
Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, S.I.K, S.H mengatakan, penyelamatan ini berawal dari keluarga korban saat melapor ke SPKT Polres Karimun, kemudian Piket Satpolairud Polres Karimun respon langsung menuju ke lokasi sesuai informasi yang disampaikan korban ke pihak keluarga.
“Alhamdulillah Korban diketahui bernama Putra Hanafiah yang kita cari dapat ditemukan dengan kondisi sehat sebelum hal terburuk yang tidak kita hendaki terjadi,”terangnya.
Dijelaskan, penyelamatan korban cukup sulit dilakukan, karena selain angin kencang dan ombak tinggi jarak pandang pada malam hari tentunya juga menjadi hambatan, namun semua ini dengan Responsibilitas yang kita lakukan berhasil selamatkan korban.
“Saya mengimbau, masyarakat agar lebih berhati hati pada saat melaut, karena faktor cuaca saat ini tidak menentu, dan pada saat turun melaut tentunya tetap membawa alat seperti life jacket. Larangan dan himbauan seperti ini kami lakukan supaya tidak terjadi korban laka laut kembali,”pinta Kapolres.
maszan









