KARIMUN, Potretnusantara.id – Harga gas Elpiji Nonsubsidi kini naik hingga Rp 2,600 perkilogram.
Sementara itu, agen Elpiji Ken membenarkan bahwa kenaikan harga gas Elpiji Nonsubsidi sudah naik sejak beberapa waktu lalu.
“Ya benar gas Elpiji Nonsubsidi Naik hingga 2,600 perkilogram,”ujar Ken.
Dengan begitu, untuk penyediaan gas Nonsubsidi tidak terjadi kendala, dan masih aman di Kabupaten Karimun.
“Penyediaan masih aman, kenaikan harga gas tersebut, mengikuti penyeragaman harga Elpiji,”ucapnya.
Sementara itu, salah seorang ibu rumah tangga yang membeli gas mengungkapkan bahwa kenaikan gas tersebut membuat masyarakat kesusahan, yang mana saat ini ekonomi sangat susah.
“Bagaimana kita tidak terkejut sekarang gas yang 12 kg udah dijual dengan harga 190 ribu, belum lagi kebutuhan-kebutuhan yang lain,”ucap Ina pembeli gas.
Dalam hal ini, masyarakat meminta kebijakan pemerintah agar elpiji nonsubsidi tersebut bisa kembali normal seperti biasanya.
“Kita harap ada kebijakan dari pemerintah terkait gas,”harapnya
Dengan demikian dari pantauan media Potretnusantara.id- harga gas Elpiji Nonsubsidi yang berukuran 12 kg dengan harga Rp 190 ribu pertabung, sedangkan yang 5,5 kg dengan harga 100 ribu pertabung, sementara untuk tabung subsidi yang 3 kg masih dengan harga 25 ribu pertabung.
Putri










