Potretnusantara.id, Natuna – Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna. Bertempat di panggung utama perayaan, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan sambutan bernas yang menegaskan pentingnya menjaga marwah dan memperkuat persaudaraan sebagai pondasi kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan membuka pidato dengan ucapan syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul bersama seluruh unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, organisasi, serta ribuan masyarakat yang hadir.
“Marwah Jadi Pegangan, Persaudaraan Jadi Kekuatan”
Mengangkat tema HUT tahun ini, Bupati Cen menekankan bahwa marwah dan persaudaraan adalah identitas kuat masyarakat Melayu Natuna yang harus dijaga dalam setiap langkah pembangunan.
“Marwah adalah kehormatan, nilai yang selalu kita junjung sebagai masyarakat Melayu. Dengan marwah kita menjaga etika, integritas, dan tidak boleh goyah oleh kepentingan sesaat,” tegasnya.(15/11)
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan Natuna bukan pada luas wilayah atau jumlah penduduk, melainkan pada persatuan warganya.
“Kita kuat bukan karena jumlah, tetapi karena kebersamaan. Kita besar bukan karena wilayah, tetapi karena kekompakan masyarakatnya,” lanjut Bupati disambut tepuk tangan meriah.
Dalam refleksinya, Bupati Cen menyampaikan bahwa selama 26 tahun berdiri, Natuna telah melalui berbagai fase pembangunan penting. Infrastruktur kian berkembang, ekonomi tumbuh, dan layanan publik semakin baik.
Namun, Bupati mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan.
“Perubahan global, perkembangan teknologi, dinamika informasi, dan kondisi ekonomi nasional menuntut kita lebih tangguh, adaptif, dan solid,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak cepat, bekerja lebih baik, dan menjaga sinergi demi kemajuan Natuna.
Dalam kesempatan itu, Bupati Cen Sui Lan juga memberikan penghargaan kepada para pendiri daerah, mantan pemimpin, aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, hingga pelaku UMKM dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan rangkaian acara HUT ke-26.
“Semoga kerja keras ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” tuturnya.
Tidak hanya itu ,Cen Sui Lan juga tegaskan akan Komitmen untuk melestarikan budaya Natuna dapat lebih maju lagi.
Sambutan Bupati ditutup dengan pantun khas Melayu, yang semakin menghangatkan suasana perayaan dan meneguhkan semangat persatuan masyarakat Natuna.
Salah satu pantun yang mendapat sorakan masyarakat ketika Bupati Natuna ucapakan,
Gunung Ranai berdiri perkasa,
Diselimuti awan putih di puncaknya.
HUT ke-26 jadi momentum bersama,
Membangun Natuna dengan hati dan cinta.
Perayaan HUT ke-26 Natuna tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas daerah, merawat kebersamaan, dan meneguhkan komitmen pembangunan demi Natuna yang lebih maju, harmonis, dan berjaya di masa mendatang.(Kalit)










