NATUNA, Potretnusantara.Id – Menjelang musim kemarau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna tetap optimis melakukan optimalisasi pasokan air bersih kepada para pelanggan.
Hal ini disampaikan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna, Muhammad Zaki.
Zaki mengatakan kondisi tempat penampungan air bersih (Intek) yang berada di bukit berangin sudah mulai mengalami kekeringan.
“Pendistribusian air ke wilayah Sual, Soebrantas dan Ali Murtofo terkendala,” ucapnya kepada media, Jumat 18 Maret 2022.
Namun demikian Zaki menegaskan bahwa untuk sumber air di wilayah Ranai Darat masih aman. Ia berharap intek yang ada di Bukit Berangin tidak kering total.
Zaki menambahkan dari data petugas yang turun ke lapangan, sumber air di Bukit Berangi dan Ranai Darat sudah mencapai fase 40 persen titik kemarau.
Hal ini dikarenakan beberapa tempat penampungan air bersih (Intek) sudah menyusut atau pun mengalami kerusakan. Akibatnya, penampungan air tidak terpenuhi dengan normal.
Terkait permasalahan ini, Zaki menjelaskan, pihaknya akan menerapkan sistem bergilir untuk pendistribusian air bersih. Mengingat jumlah air yang ada pada penampungan Intek terbatas.
“Pertama kita akan melakukan penyuplaian air ke pelanggan dengan jadwal bergilir,” ucap Zaki.
Zaki mengajak masyarakat untuk bekerja sama dan menghemat pengunaan air secara berlebihan.
“Kepada masyarakat kami harap agar dapat mempergunakan air seperlu mungkin, agar tidak terjadi kemarau yang berkepanjangan,” tegas Zaki.
Zaki berharap kedepan untuk embung sebayar tetap menjadi prioritas, agar nanti masalah air bisa di atasi.
Terakhir Zaki meminta maaf karena pihaknya belum maksimal dalam pelayanan.
“Saya mohon maaf jika pelayanan kami belum maksimal, kami akan bekerja keras sebaik mungkin agar segala keluhan masyarakat tentang air bersih dapat kami atasi,” pungkasnya.
Kalit










