Potretnusantara.id, Natuna – Komitmen Polres Natuna dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan berlalu lintas kembali dibuktikan melalui kegiatan hunting knalpot brong yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sejumlah pengendara menggunakan knalpot tidak sesuai standar, termasuk oknum pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna.
Kasat Lantas Polres Natuna AKP Erwan Toni menyampaikan bahwa kegiatan hunting ini merupakan langkah preventif dan represif guna menekan penggunaan knalpot brong yang dinilai meresahkan masyarakat serta melanggar aturan lalu lintas.
“Dalam pelaksanaan hunting, kami mendapati beberapa pengendara, termasuk oknum pegawai Pemkab Natuna, yang masih menggunakan knalpot brong. Terhadap yang bersangkutan, kami berikan tindakan tegas namun humanis,” ujar AKP Erwan Toni.(20/1)
Petugas langsung memerintahkan pengendara untuk membuka knalpot brong di pos lantas dan menggantinya dengan knalpot standar sesuai spesifikasi pabrikan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk edukasi sekaligus penegakan aturan agar tidak ada lagi toleransi terhadap penggunaan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Menurutnya, aturan lalu lintas berlaku untuk semua kalangan tanpa pengecualian, termasuk aparatur sipil negara. Penindakan ini juga menjadi contoh bahwa Polres Natuna tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum.
“Kami harap aparatur pemerintah bisa menjadi teladan bagi masyarakat dalam berlalu lintas. Knalpot brong jelas melanggar aturan dan mengganggu kenyamanan publik,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan knalpot brong berhasil diamankan dan selanjutnya akan dilakukan pemusnahan di Polres Natuna agar tidak kembali digunakan.
Polres Natuna mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan kendaraan sesuai standar, serta bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan di jalan raya.
Kegiatan hunting knalpot brong ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Natuna.(Kalit)










