NATUNA, Potretnusantara.id – Harga bahan pokok semakin lama semakin naik, tapi kopra sekarang justru murah. Saat ini para petani kopra coba beralih ke alternatif lain, yaitu menjual langsung kelapa biji. Untuk segi harga tidak terlalu jauh, tapi proses pengerjaan dan penjualan kelapa biji lebih cepat, lebih hemat waktu.
Kabupaten Natuna, kaya akan pohon kelapa disekitar daratannya, namun hal ini tidak menjadi bagian peningkatan ekonomi masyarakat Natuna.
Hal tersebut diungkap seorang petani kopra, Salim warga Desa Air Putih, Kecamatsn Midai, Kabupaten Natuna. Ia menyebutkan harga kopra kini berada pada kisaran RP 4.600 per kilogramnya.
Harga kerap mengalami naik turun, namun jikapun naik, ia mengatakan hanya berkisar 5000 per kilogram. Jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, bisa dikatakan harga saat ini anjlok.
“Tidak ada harga Kopra, padahal pohon Kelapa kita Banyak,” ungkapnya saat Serda Herma Indra, Koramil 05 Midai ketika melaksanakan komsos dengan warga binaanya. Sabtu (3/4).
Kepada Serda Herma Indra, lelaki separuh baya ini meminta harapan, agar harga kelapa kopra bisa naik kembali dan meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Natuna.
Kopra merupakan produk turunan kelapa yang memiliki banyak fungsi. Minyak kelapa dinilai sebagai makanan kesehatan yang bernutrisi. Minyak kelapa mentah dihasilkan dari kopra yaitu daging kelapa yang dikeringkan.
Meski telah membantu perekonomian petani, beberapa petani mengeluhkan anjloknya harga komoditas ini. Selain harga yang murah ia harus membagi hasil penjualan dengan pekerja pemetik kelapa karena ia sudah tidak mampu lagi memetik sendiri kelapa.
Kalit










