Potretnusantara.id,Natuna– Di tengah kepulan asap sisa kebakaran yang masih menyelimuti kawasan Air Payang, Kelurahan Ranai Kota, Senin malam (9/2/2026), Bupati Natuna Cen Sui Lan tampak berdiri di antara warga yang berduka. Satu unit rumah warga hangus dilalap api, menyisakan puing dan kesedihan bagi keluarga korban.
Tanpa menunggu lama setelah menerima laporan, Bupati Cen Sui Lan langsung turun ke lokasi. Kehadirannya bukan sekadar peninjauan formal, tetapi menjadi penguat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Dengan penuh empati, ia menyampaikan rasa prihatin mendalam dan memberikan dukungan moril kepada korban.
“Pemerintah tidak akan membiarkan warga menghadapi musibah ini sendirian,” ujarnya saat berdialog dengan keluarga korban.
Api yang melalap rumah warga berhasil dipadamkan dengan cepat berkat sinergi tim gabungan. Dinas Pemadam Kebakaran Pemda Natuna menurunkan dua unit mobil damkar, Polres Natuna mengerahkan satu unit damkar dan satu truk tangki air, sementara PDAM membantu suplai air dengan mobil tangki. Polres juga sempat menurunkan kendaraan water cannon, namun akses jalan yang sempit membuat kendaraan tersebut tidak dapat menjangkau titik api. Sejumlah instansi lain bersama warga sekitar turut bahu-membahu hingga api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain.
Di lokasi kejadian, Bupati Cen Sui Lan mendengarkan langsung kebutuhan mendesak korban. Ia memastikan bantuan segera disalurkan melalui Dinas Sosial dan instansi terkait agar kebutuhan dasar keluarga terdampak dapat terpenuhi secepat mungkin.
Lebih dari itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik dan berhati-hati menggunakan peralatan rumah tangga. Menurutnya, pemahaman mitigasi bencana perlu terus diperkuat agar risiko kejadian serupa bisa diminimalisir.
Musibah ini menjadi momen yang memperlihatkan wajah kepedulian dan solidaritas. Di tengah kehilangan yang dirasakan korban, kehadiran pemerintah dan gotong royong masyarakat menjadi cahaya harapan untuk bangkit kembali.(Kalit)










