Potretnusantara.id, Natuna – Tidak hanya menampilkan atraksi budaya, Pawai HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Piwang, Ranai, Sabtu (16/8/2025) juga dimeriahkan aksi memukau dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna.
Dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Natuna, Rahman, personel Basarnas memperlihatkan keahlian khusus mereka dengan atraksi di atas mobil operasional. Para rescuer dari kaum hawa Basarnas mempertontonkan kemampuan bergelantungan menggunakan tali-temali, sebuah teknik penyelamatan yang biasa digunakan dalam misi evakuasi korban di lapangan. Aksi ini sontak menarik perhatian ribuan warga yang memadati Pantai Piwang.
“Ini adalah bagian dari keahlian personel Basarnas dalam melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa Basarnas selalu siap siaga dalam kondisi apa pun,” jelas Sabtu 16 Agustus 2025
Selain unjuk kebolehan, Basarnas juga menempatkan sejumlah personelnya di titik-titik tertentu sepanjang rute pawai. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden maupun masalah teknis pada peserta maupun penonton.
Tak hanya itu, Basarnas juga menghadirkan stand bazar murah di lokasi acara. Berbagai kebutuhan pokok seperti sayuran dijual dengan harga terjangkau. Salah satu yang paling diminati pengunjung adalah cabai merah yang hanya dibanderol Rp55 ribu per kilogram, jauh lebih murah dibanding harga pasaran.
Rahman menegaskan, keikutsertaan Basarnas dalam pawai budaya ini merupakan bentuk kedekatan lembaga penyelamat tersebut dengan masyarakat. “Momentum HUT ke-80 RI ini kita jadikan ajang untuk semakin dekat dengan rakyat, sekaligus berbagi manfaat. Harapan kami, Natuna bisa menjadi lebih baik lagi, baik dari sisi kebudayaan maupun kesiapsiagaan dalam menghadapi segala tantangan,” ucapnya.
Atraksi heroik, kesiapan pengamanan, hingga bazar murah yang dihadirkan Basarnas membuat suasana pawai semakin semarak. Kehadiran mereka tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan rasa aman dan manfaat nyata bagi masyarakat Natuna.
Penulis kalit









