Natuna,Potretnusantara.Id – Bupati Natuna Wan Siswandi, didampingi Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda secara resmi membuka Anugerah Ikatan Guru Indonesia (IGI) tahun 2022, Sabtu (19/11) di Jelita Sejuta Resort.
Kegiatan dibarengi dengan penandatanganan perjanjian kerjasama IGI Kabupaten Natuna dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna serta Dinas Perpustakaan dan Kerasilan Daerah Natuna, yang dihadiri juga oleh Sekda Natuna, Boy Wijanarko dan Kepala OPD terkait.

Wan Siswandi mengatakan, di era digitalasisasi hendaknya para guru mengikuti dan memanfaatkan semaksimal mungkin produk digital untuk kemajuan dunia pendidikan khususnya di Natuna.
Bupati Natuna Wan Siswandi Dapat Pin Sebagai Anggota Kehormatan IGI
“Kabupaten Natuna kini juga tidak jauh ketinggalan dengan kota besar lainya di bidang layanan telekomunikasi) internet, sehingga tidak ada lagi jarak terasa dekat antara Natuna yang berada di ujung NKRI dengan daerah lainya oleh dahsyatnya produk digital ini. Saya sangat apresiasi dengan kegiatan ini, pada dasarnya pemerintah daerah mendukung kegiatan seperti ini, dengan harapan, IGI lebih bisa lagi berkarya dari sekarang,” ujar Bupati.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah yang mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka bakal hadir di Natuna yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana internet yang memadai.

“Saya bahkan sangat kagum dan bangga dengan seluruh bakat dan pitensi anak daerah Natuna, dan berjanji akan membawa beberapa anak perwakilan dari Natuna untuk tampil di hadapan DPR RI pada saat Hari Guru Nasional 25 November mendatang. Mohon restunya ya Pak Bupati,” pinta Danang.
Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda berpesan kepada segenap guru yang tergabung dalam IGI agar tidak saling menjatuhkan dengan organ guru lainya. Bahkan dirinya meminta agar sesama organisasi harus saling koordinasi satu dengan yang lainya demi kemajuan pendidikan di Natuna.
“Saling adu inovasi, saling adu dalam berkreasi dengan satu tujuan untuk kemajuan pendidikan anak-anak kita,” tegas Rodhial.
Dirinya juga meminta kepada seluruh guru, agar terus mengajarkan anak didik dengan budaya antri untuk melatih diri agar tidak menyerobot hak orang lain serta terus memberi contoh kepada murid agar tetap menjunjung tinggi kesopanan. (kalit).
Editor : RD










