KARIMUN, Potretnusantara.id-Puluhan Ibu Rumah Tangga (IRT) warga RT 006/001, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral mendatangi Kantor Lurah Baran Timur, Senin (22/2). Puluhan ibu-ibu tersebut mengadukan bahwa panitia pemilihan RT di 006/001 dinilai tidak terbuka soal calon RT yang mereka rekomendasikan tidak diluluskan oleh panitia.
Asnani mewakili puluhan warga RT 006/001 mengatakan bahwa sebelumnya diketahui ada tiga calon yang sudah mendaftarkan diri salah satunya adalah pilihannya. Namun pas diumumkan, hanya dua calon saja yang diumumkan panitia, sementara yang direkomendasikan warga digugurkan oleh panitia.

“Kami tidak setuju, harusnya calon ada tiga. Kenapa hanya dua saja yang diumumkan panitia,”tegas Asnani yang diamini puluhan ibu lainnya di Kantor Lurah Baran Timur.
Asnani menegaskan bahwa warga RT 006/001 meminta 3 calon harus di ikut sertakan. Dia meminta panitia harus mengedepankan sifat yang independen sebagai panitia dan tidak bertindak semena-mena.
“Kami hanya ingin 3 calon RT tersebut tetap di calonkan, Kalau memang panitia tidak terbuka baiknya ditukar saja,”tegasnya.

Sementara itu Lurah Baran Timur melalui Kasi Trnantif, Misran menjelaskan bawah sebahagian masyarakat RT 006/001 meminta calon yang digugurkan oleh panitia di ikut sertakan.
Dikatakan, pihaknya dari Kelurahan tidak mengambil keputusan siapa yang berhak mencalonkan, namun pihak Kelurahan telah menyerahkan kepada Panitia untuk melakukan pemilihan RT 006/001.
“Pihak Kelurahan sudah menyerahkan tugas terhadap Panitia pemilihan RT 006/001, dan tidak tahu kalau bermasalah seperti ini,”katanya.
Diakui, bahwa sebelumnya persolan ini telah dirapatkan pada hari Minggu, malam Senin yang di hadiri oleh pihak-pihak bersangkutan. Dalam pertemuan ini juga turut dihadiri oleh pihak kepolisian namun belum mendapatkan kepuasan dari para pihak.
“Kami juga sudah mengadakan rapat masalah hal tersebut akan tetapi belum ada keputusan (jalan keluarnya),”kata Misran menjelaskan.
putri









