Aceh Utara, Potretnusantara.id – Pengguna jalan Lintas Medan Banda tepatnya di depan pintu PT Pupuk Iskandar Muda mengeluhkan banyaknya truk besar parkir di bahu jalan hingga menutupi Jalan Nasional.
Truck besar yang parkir di lokasi tersebut tak hanya menutupi jalur tersebut dan menjadikan jalan sempit hingga Macet total namun dapat membahayakan pengendara yang hendak menuju tempat mereka beraktivitas.
Penampakan ini terkesan dibiarkan oleh pihak PT PIM padahal hal ini tentunya melanggar aturan alu lintas.
Dikutip dari laman Facebook Murdani LB,terlihat beberapa foto dan video yang menunjukkan beberapa truck yang parkir sembarangan hingga mengundang komentar netizen.
“Sebaiknya harus ada pull khusus sebelum antrian masuk kepabrik supaya tidak mengganggu lalulintas Dan aparat terkait harus turun tangan untuk mencari solisi terutama manajemen PIM,”komentar jailani zk.
Hal yang sama juga di paparkan murdani pemilik akun tersebut.
“Gang lintas desapun ikut di penuhi oleh truk pengangkut pupuk dan hal seperti ini sungguh sangatlah berbahaya bagi penguna jalan di pagi hari yg sedang memburu waktunya menuju ke tempat aktivitas, “ cuitannya
Dia berharap kepada seluruh truk truk agar tidak parkiran di jalan lintas nasional ataupun menyediakan tempat khusus untuk parkiran truk agar jalanan tidak terganggu.
Dihubungi melalui sambungan telpon, Asisten VP Humas PT PIM, Dedi Ikhsan membenarkan terjadi kesemrawutan armada pengangkut pupuk, tadi pagi.
“Benar tadi terjadi crowded (sesak-red) tapi sebentar, karena langsung diatasi kemacetan oleh tim pamobvit, pihak keamanan kita dan organda. Jam 9 lebih tadi sudah kembali kondusif,” kata Dedi.
Dedi menerangkan, kejadian ini disebabkan karena PT PIM tadi pagi sedang merapikan gate-pass masuk untuk truk. Sehingga ada truk yang harus maju dan mundur hingga memutar arah menyesuaikan dengan nomor antri. AVP Humas menyebut penumpukan seperti itu baru kali ini terjadi.
Pihaknya juga sudah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Utara terkait masalah ini.
“Kebetulan bersamaan dengan jam orang pergi kerja dan sekolah tadi pagi. Kami minta maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan tadi pagi,” demikian Dedi.
ahmad










