Potretnusantara.id,Natuna – Komitmen menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Natuna kembali ditegaskan. Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menerima kunjungan silaturahmi Majelis Gereja HKBP Ranai Natuna di ruang kerjanya, Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, Bupati Cen Sui Lan menekankan pentingnya menjaga kehidupan yang harmonis antara pemerintah dan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Kerukunan dan keharmonisan adalah bagian penting dari keutuhan Pemerintahan Kabupaten Natuna. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga,” ujar Bupati Natuna.
Bupati Natuna didampingi Kabag Kesra Setda Natuna, Sudirman, yang turut menegaskan bahwa Pemkab Natuna berkomitmen mendukung kehidupan beragama, termasuk melalui perhatian terhadap rumah ibadah.
Salah satu bentuk dukungan tersebut, lanjutnya, adalah pemberian bantuan kepada gereja, termasuk tunjangan bagi pendeta dan penjaga rumah ibadah yang bersumber dari anggaran pemerintah daerah.
Sementara itu, Pimpinan Jemaat HKBP Ranai Natuna, Pdt. Josua Sitorus, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara gereja dan pemerintah daerah.
“Kami dari HKBP Ranai Natuna berkomitmen untuk terus mendoakan dan mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan untuk kebaikan masyarakat,” ungkap Pdt.Josua Sitorus.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Natuna yang telah memberikan perhatian kepada pemuka agama dan petugas kebersihan melalui program tunjangan kesejahteraan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelayanan keagamaan dan sosial,” tambahnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran Majelis HKBP Ranai Natuna, di antaranya St. A. Simamora, St. A. Nababan, St. S. Simamora, C.St. R. Simatupang, C.St. R. Lumbantoruan, serta Ketua Pembangunan K. Napitupulu dan Bendahara Pembangunan P. Simamora.
Pertemuan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan umat beragama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat toleransi, serta mendorong pembangunan yang inklusif di Kabupaten Natuna.(Kalit)










