Natuna, Potretnusantara.id – Polres Natuna melalui Satuan Lalu Lintas resmi menggelar Operasi Patuh Seligi 2026 yang berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan yang masih menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat.
Pelaksanaan operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla. bersama Kasat Lantas Polres Natuna AKP Erwan Toni, dengan fokus utama meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Kapolres Natuna menegaskan bahwa Operasi Patuh Seligi bukan sekadar kegiatan penegakan hukum, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.
“Setiap aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh warga Natuna untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan karena takut ditindak, tetapi karena ingin pulang ke rumah dengan selamat dan berkumpul kembali bersama keluarga,” ujar AKBP Novyan Aries Efendie.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, disertai penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Adapun sejumlah pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas antara lain penggunaan telepon genggam saat berkendara, melawan arus, tidak menggunakan helm standar SNI, tidak memakai sabuk pengaman, pengendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, penggunaan knalpot brong, pelanggaran rambu lalu lintas, serta berboncengan melebihi kapasitas.
Kasat Lantas Polres Natuna AKP Erwan Toni mengatakan bahwa sebagian besar kecelakaan berawal dari pelanggaran yang dianggap ringan oleh pengendara.
“Keselamatan berlalu lintas dimulai dari disiplin diri sendiri. Satu pelanggaran kecil dapat berujung pada kecelakaan besar. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ungkapnya.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Operasi Patuh Seligi 2026 juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Natuna.
Polres Natuna berharap operasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan etika berkendara demi menekan angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya.
Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Operasi Patuh Seligi 2026 diharapkan tidak hanya menciptakan ketertiban berlalu lintas, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. (kalit)









