TAJUKRENCANA – Akhir – akhir ini sangat popular kegiatan tes antigen di tempat, kegiatan ini menjadi trending mengingat tim-tim memburu tempat-tempat yang dianggap berkumpulnya manusia.
Mulai dari cafe, kedai kopi, pedagagang eceran hingga tempat hiburan malam menjadi sasaran pelaksanaan tes antigen ditempat.
Banyak masyarakat bertanya-tanya akan tindakan ini, berbagai pihak bertanya, sesungguhnya apa yang dicari?
Persoalan ini semakin bias setiap harinya, mengingat waktu tes antigen di tempat ini masih memiliki waktu hingga beberapa waktu kedepan, dan kemungkin bisa diperpanjang.
Jika sesungguhnya untuk menghindari kerumunan, sebaiknya pemerintah membuat aturan agar segala tempat tidak menyediakan tempat duduk, atau menutup seluruh tempat dan jika ekstrimya manusia tidak bisa keluar rumah.
Dan jika ingin mencari yang positif covid, baiknya bentuk tim seperti halnya pilkada. Misalnya seperti KPU yang menangani pelaksanaan pemilu jadi bentuk timnya.
Misalnya, jumlah masyarakat ada 10.000 jiwa. Artinya, pemerintah menyediakan peralatan tes sebanyak 10.000 paket alatnya, kemudian dibagikan per Kecamatan dan Kelurahan baru dilaksanakan secara serentak.
Dengan metode ini tidak ada yang luput dari pemeriksaan dan dipastikan memiliki data yang akurat. Tentu dengan demikian terlihat hasilnya untuk dilakukan penanganan dan dipastikan persoalan ini selesai.
Nah, sekarang diacak setiap harinya apa yang ditemukan, maksimalkah cara tersebut. Jadi sebaiknya, jika ingin memastikan masyarakat ini positif atau negatif harus dilakukan tes secara serentak. Caranya adalah dengan melibatkan seluruh RT disetiap daerah.
Kita tahu, bahwa saat ini para tim kesehatan sudah mengorbankan jiwa dan ragaya untuk melaksanakan kegiatannya, marilah kita berfikir positif. Jika memang kita ingin mengetahui secara rinci, lakukan tes serentak.
Tentukan tanggalnya, pemilu saja kita sukses dalam satu hari, apalagi untuk kesehatan kita semua. Siapkan anggarannya, siapkan alatnya, siapkan Tim Kesehatan niscaya persoalan ini pasti terjawab.
Salam sehat INDONESIA
***










