KARIMUN, Potretnusantara.id- Pemerintah Kabupaten Karimun melaksanakan kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment), Sabtu (07/08). Upaya ini dilakukan untuk menekan lonjakan kasus COVID-19 di Kabupaten Karimun, provinsi Kepulauan Riau.
Telebih lagi PPKM di Karimun yang tadinya berstatus Level 3 kini berubah menjadi Level 4 dikarenakan angka positif Covid-19 secara harian tembus di atas 100 kasus.
Dengan kondisi Kabupaten Karimun yang saat ini telah di tetapkan PPKM level 4, membuat Bupati dan Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Anwar Hasyim selaku pimpinan mengambil keputusan untuk menerapkan pemeriksaan rapid test antigen secara acak kepada warga yang kedapatan berkerumun dan tidak mematuhi aturan prokes.
Bupati Karimun mengatakan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun melaksanakan operasi testing, tracing dan treatment (3T) kepada masyarakat secara acak dengan melakukan kegiatan rapid antigen di tempat-tempat keramaian seperti cafe dan juga bagi karyawan cafenya.
“Kita melakukan antigen kepada pengujung cafe, petugas juga merazia pengendara yang tidak memakai masker, kemudian dilakukan tes rapid antigen secara acak,” sambung Bupati Karimun.
Ada tiga lokasi yang menjadi tujuan Rapid antigen secara acak yang di laksanakan pada hari ini, yaitu Batam Bakeri, Nagoya Food Court, Es Durian PN, dan Costal Area. Dari ke tiga lokasi tersebut ada 70 orang yang di rapid antigen dan 4 orang hasil reaktif.
“Dari sekian banyak yang kita lakukan, masyarakat yang tidak menggunakan masker kita panggil untuk diantigen dan ternyata ada 4 yang hasilnya positif, ke 4 orang tersebut langsung kita bawak ke SMK N 1 untuk kita rawat dan lakukan PCR lebih lanjut,” Ucap Bupati Karimun.
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama seminggu sampai 10 hari ke depan. Pihaknya akan melihat angka penurunan, jika ada perubahan maka tidak lakukan secara acak lagi.
“Tetapi kita minta kesadaran masyarakat untuk datang sendiri memeriksakan diri mereka ke Puskesmas atau klinik,”ujar Bupati Karimun.
barat/rilisRian









