ACEH, Potretnusantara.id – Petani di Kecamatan Singki, Kabupaten Aceh Singkil mengeluh akibat kelangkaan pupuk bersubsidi.
Kelangkaan pupuk bersubsidi di Singkil ini dikeluhkan para petani yang tergabung dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani (ERDKK). Mereka merasa kesal terhadap oknum distributor dan kios pengencer.
Sementara, petani mengetahui data dan alokasi itu ada, namun pupuk bersubsidi sama sekali tidak ada di jumpai di kios pengencer yang resmi. Ada pun pupuk tersebut dijumpai harganya jauh diatas harga eceran tetap (HET).
Hal itu disampaikan salah satu petani Singkil, Rahmad yang mengungkapkan bahwa keberadaan kantor distributor tidak diketahui.
“Kami ingin mencari keberadaan kantor distributor untuk menyampaikan keluhan kami, namun kami tak tau kantor tersebut dimana dan ada atau tidak adanya kantor tersebut kami juga tidak tau,” ungkap Rahmad Minggu, (13/6/2021).
Ia berharap agar persoalan pupuk tersebut bisa diatasi demi kemajuan petani.
“Harapan kita pupuk harus ada, apalagi ketika masuk musim tanam dan harga sesuai dengan HET di Permentan Nomor 49 Tahun 2020,” harapnya.
Mardin










