Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi-Hamzah (SAHABAT), mengunjungi posko relawan ‘DOA’ (Dukung Oyon Aja) di desa Pulo Sarok pada Jumat, (26/07/2024).
Kedatangan mereka disambut hangat oleh para relawan dan simpatisan yang sudah lama merindukan kehadiran mereka.
Darusid, salah satu relawan, menyampaikan bahwa seluruh relawan sangat bangga dan merasa dihargai atas kunjungan tersebut.
“Alhamdulillah, Pak Oyon dan Pak Hamzah telah berada di tengah-tengah kita. Mari kita rapatkan barisan untuk memenangkan mereka di pilkada 27 November nanti,” ujar Darusid dengan penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa relawan DOA telah berjuang keras dengan mendirikan posko dan baliho sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap calon pemimpin yang mereka dukung.
“Kami berharap setelah terpilih nanti, Pak Oyon dan Pak Hamzah dapat memperhatikan usaha kecil dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Safriadi, yang terharu dengan antusiasme para relawan, menyatakan kebanggaannya atas kreativitas dan kerja keras mereka. “Ini sangat membanggakan. Relawan dengan sukarela telah berbuat banyak. Maaf, selama ini kami belum bisa hadir karena banyak urusan di Jakarta,” ujar Safriadi.
Ia juga mengajak semua relawan untuk hadir dalam acara deklarasi yang akan diadakan di Rimo Gunung Meriah setelah mereka mendapatkan partai-partai pendukung.
“Kami terus turun ke desa-desa untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri kepada masyarakat. Semoga doa dan usaha kita diijabah Allah SWT sehingga kita bisa terpilih dan berjuang untuk Aceh Singkil,” tambahnya.
Hamzah Sulaiman, SH, juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusiasme dan kerja sama para relawan.
“Posko DOA ini luar biasa. Kami ucapkan terima kasih atas dukungannya,” katanya.
Ketua tim sukses pasangan SAHABAT menambahkan bahwa perjuangan mereka selama tujuh bulan terakhir menunjukkan dedikasi yang tinggi, termasuk calon wakil bupati yang rela meninggalkan pekerjaannya demi tujuan mulia membangun Aceh Singkil yang berdaya saing dan bermartabat. (Mardin).
Editor : Din










