ROHUL, Potretnusantara.id – Sebagai bentuk keseriusan upaya mendorong penegakan hukum terhadap pelaku serta peran perbantuan dari SPBU dalam memuluskan penimbunan BBM, besok, Senin (24/5) TJSP LAMR bersama anak ponakan Mayarakat Peduli Rohul (MPR) akan sambangi DPRD minta hadirkan Kapolres AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat SIK untuk hearing.
“Sebagai bentuk keseriusan kami dalam upaya penegakan hukum atas pelaku serta peran perbantuan SPBU dalam penimbunan BBM, besok kita bersama Masyarakat Peduli Rokan Hulu akan sambangi Gedung DPRD Rohul, meminta Ketua DPRD dan Komisi yang membidangi untuk menghadirkan Kapolres Rohul untuk hearing,”tegas Ketua TJSP LAMR Rohul, Taufik Tambusai gelar Datuk Panglime Perkase didampingi Ade Irwan Hudayana gelar Tengku Mudo di kediamanya Pasirpangaraian. Minggu (23/5)
Datuk Panglime Perkase menilai Kapolres Rohul memberlakukan hukum administrasi kapada pelaku penimbunan BBM sangat istimewa.
“Luar biasa Istimewa, sampai sebegitunya Kapolres Rohul terhadap Pendi pelaku penimbunan BBM yang juga meneger SPBU Talikumain, lantas SPBU yang memuluskan penimbunan BBM itu kemana dan bagamana,” ketusnya.
“Jelas ada peran perbantuan SPBU dalam membeli BBM Premium , atau masyarakat biasa boleh memesan BBM ribuan liter ke Pertamina sana, sehingga kegiatan penimbunan itu sama saja tidak dilarang, janganlah ada udang dibalik batu Pak Kapolres,” tegasnya lagi.
“Kalau tidak selesai di DPRD kita lanjutkan ke Polda Riau, tidak selesai kita ke Kapolri, kami dan anak ponakan masyarakat peduli Rohul tidak butuh pejabat kepolisian yang tidak amanah dan tidak pro rakyat tetapi terkesan malah mengayomi mafia BBM di Rokan Hulu ini,” tegas Datuk Panglime Perkase.
Ade Irwan Hudayana Wakil Ketua TJSP LAMR gelar Tengku Mudo mengaku pihaknya telah di undang oleh Kasat Binmas AKP Hermawan untuk bertemu di Pondok Ikan Bakar Desa Babusalam. Adapun agenda pertemuan tersebut Kasat Binmas menghimbau agar gelar aksi orasi tidak laksanakan mengingat masih Rohul masih dalam situasi pandemi covid-19.
“Kami tidak melarang upaya aksi orasi TJSP LAMR dan anak ponakan masyarakat peduli Rohul, namun mengingat kita masih dalam situasi pandemi covid-19 saya menghimbau agar tidak dilaksanakan,” kata Tengku Mudo menirukan ungkapan Kasat Binmas AKP Hermawan.
Namun kepada PotretNusantara Tengku Mudo mengatakan pihaknya tidak bisa membatasi pergerakan penyampaian orasi Tim TJSP LAMR dan anak ponakan MPR sehingga terkait dilaksanakan aksi atau tidak tergantung keputusan bersama.
“Semua kegiatan berdasarkan keputusan bersama, saya selaku Wakil Ketua harus membahas ini terlebih dahulu bersama Ketua Datuk Panglime Perkase dan MPR, jadi kita lihat besok saja bang, yang jelas kita juga tidak bisa membatasi aspirasi kawan-kawan adapun agenda besok yang sempat diwacanakan, yakni hearing, orasi dan penyampaian laporan atas kasus tersebut,” ujar Tengku Mudo kepada PotretNusantara.
Robert Nainggolan










