LHOKSEUMAWE, Potretnusantara.id – Baru baru ini jagat Maya di buat bertanya tanya tentang dugaan pungli yang melibatkan TK Negeri Pembina Banda Sakti Lhokseumawe dengan dalih untuk mengikuti pra wisuda.
Namun hal itu ternyata diperjelas oleh Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Lhokseumawe Daniar.
Ia menjelaskan bahwa itu ada Miss komunikasi dan tidak ada paksaan akan hal tersebut namun kadang ada segelintir wali murid yang tidak setuju,Senin 15 November 2021
“itu mungkin salah pengertian dari wali murid atau Miss komunikasi, Kalo untuk qiu qiu tidak ada paksaan, tapi mungkin ada satu dua wali murid yang tidak setuju, sekali lagi tidak ada paksaan,”ungkapnya pada pewarta media ini.
Ia juga menjelaskan bahwa TK memiliki kurikulum tersendiri dan mengenai hal ini sudah dilakukan selama 5 tahun dan tidak ada permasalahan.
“Tk kan ada kurikulum sendiri,namun kalo kegiatan ini sudah 5 tahun dilakukan dan tidak ada permasalahan,”paparnya.
Ditanya tentang pengawasan ia menjelaskan, pihak dinas hanya menjalankan prosedur seperti pengawasan BoP dan hal yang berkaitan dengan dinas.
Ia berharap agar wali murid yang merasa keberatan tersebut lebih mengerti dan jangan melebihkan perkataan.
“saya himbau sama wali murid yang tidak setuju itu,jangan melebihkan perkataan,kalo tidak ikut bisa di Konsul langsung ke kepseknya,kalo begini kan tidak ada jalan keluar”,tutupnya.
Ahmad










