KARIMUN, Potretnusantara.id–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen PUPR RI) kembali menyetujui pengerjaan bedah rumah di Kabupaten Karimun untuk tahun 2020. Pemerintahan Kabupaten Karimun sebelumnya telah mengusulkan 2.556 unit kepada Pemerintahan Pusat, namun hanya 531 unit yang disetujui.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini kini mulai dilakukan sosialisasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Karimun terhadap para penerima bantuan sebelum nantinya dilakukan pengerjaan.
“Jika bandingkan tahun lalu, memang ada penurunan hingga lima puluh persen,”kata Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Kebersihan Karimun Rita Agustina, beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, sebelum dilakukan pembangunan sangat penting dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bagaimana proses pengerjaan oleh penerima BSPS seperti pengerjaannya dilakukan secara swadaya masyarakat.
Dia menjelaskan, untuk konsep atau model konstruksi bangunan rumah dapat berbentuk kontruksi rumah tembok, rumah setengah tembok, rumah kayu non panggung dan rumah panggung. Kemudian anggaran per unitnya Rp17.5 juta yang dibagi untuk pembelian bahan material Rp15 juta dan Rp2.5 juta untuk upah tukang.
“Disesuaikan dengan kondisi lahan, sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat penerima setelah dilakukan rehap,”paparnya
Dari data yang dihimpu,, daerah penerima BSPS berada diempat pulau yaitu Karimun, Kundur, Buru dan Moro. Adapun rinciannya adalah, Desa Pulau Jang 50 unit, Desa Buluh Patah 30 unit, Desa Sugi 45 unit, Desa Selat Mie 50.
Selanjutnya, Desa Parit 50 unit, Desa Tanjung Hutan 25 unit, Desa Tanjung Batu Kecil 29 unit, Desa Gemuruh 45 unit, Desa Sawang 50 unit, Desa Teluk Radang 50 unit, kelurahan Darussalam 20 unit, kelurahan Meral Kota 16 dan kelurahan Pamak 15 unit.
ernishutabarat











Discussion about this post