LINGGA – Potretnusantara.id – Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) RI, Ahmad Zabadi, S.H., M.M di dampingi Bupati Lingga
Muhammad Nizar buka secara resmi Turnamen Tinjul Cup III di Desa Tinjul Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (4/4/2026).
Dalam rangka peringatan hari jadi Desa Tinjul ke 14, Masyarakat membuka Turnamen,Tinjul Cup III yang bertujuan untuk menjalin sirahtuhami kepada masyarakat di berbagai desa yang ada di kabupaten lingga, melalui olah raga sekaligus mencari bibit bibit baru pemain bola kaki dan bola voli.
Bupati Lingga dalam sambutanya menyampaikan apresiasinya kepada Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) RI, Ahmad Zabadi, S.H., M.M dan rombongan yang telah menyempatkan diri untuk datang ke Kabupaten Lingga. khususnya Desa Tinjul.kehadiran pemerintah pusat dapat melihat langsung kondisi daerah, ujarnya.
Bupati Lingga juga menyampaikan beberapa, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai mana kita ketahui bersama untuk kabupaten Lingga sendiri sampai saat ini baru ada di beberapa desa, hal ini terjadi sulitnya mendapatkan lahan pembangunan grai, ujarnya.
Selain permasalahan Koprasi Merah Putih Bupati juga menyinggung terkait Investasi PT, Tiansan Alumina yang sudah sejaklama berada di Kabupaten Lingga yang sampai saat ini belum dapat melakukan oprasi walaupun izin nya sudah lengkap, dengan kehadiran Seskemenkop kami berharap dapat menyampaikan keluhan kami ke pusat, supaya lapangan pekerjaan masyarakat dapat terbuka di kabupaten Lingga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Kementerian Koperasi (Seskemenkop) RI, Ahmad Zabadi, S.H., M.M dalam sambutanya menyampaikan ribuan terima kasih kepada Bupati Lingga Ketua DPRD Lingga dan pejabat lain nya atas sambutan yang di berikan kepada kami, dalam kunjungan kita tadi ke pembangunan Komdes Merah Putih Desa Tinjul yanh pembangunannya hampir mencapai 70 persen kami berharap setelah pembangunan nya rampung maka masyarakat sudah dapat ikut berperan di koprasi.
Pilar utama koprasi adalah bagai mana masyarakat, bisa menikmati bahan pokonya dengan harga yang terjangkau, hasil bumi kita yang akan di tampung olek koprasi menjadikan nilai tambah pendapatan masyarakat itu sendiri ujarnya.
” Jangan sampai hasil daerah kita dinikmati orang lain, masyarakatnya tetap miskin dengan berdirinya koprasi merah putih hasil bumi daerah ini sudah dapat di kelola koprasi supaya hasilnya dapat dinikmati masyarakat,” kata dia.
Hadir dalam kegiatan yang berlangsung. Asisten Deputi Kemitraan Leonardi Pratama dan Asisten Deputi Pengembangan Produksi Elviand, Ketua MPO Apdesi Surta Wijaya, Ketua Bupati Lingga M, Nizar Ketua DPRD Lingga Maya Sari, S.Sos., unsur Forkopimda, Kepala Dinas Koperasi Kepri Riki Rionaldi, S.STP., M.Si, Ketua Apdesi Kepri M. Nazar Iman, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat.(Resky/tbn)










