TANJUNGPINANG – Potretnusantara.id – ISAA Learning Center (PT Insan Samudra Asasta Abadi) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor maritim melalui penyelenggaraan Diklat Kompetensi Keagenan Kapal yang berlangsung pada 13–15 Juli 2026 di Hotel Nite and Day, Jalan Bintan No. 59, Tanjungpinang.
Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan DPC ISAA Tanjungpinang dan Bintan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga profesional di bidang keagenan kapal sesuai regulasi terbaru yang ditetapkan pemerintah.
Pembukaan diklat dilakukan secara daring melalui Zoom oleh Kepala Subdirektorat Angkutan Laut Khusus dan Usaha Jasa Terkait Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, Rifanie Komara, ST., MSc. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada ISAA Learning Center yang secara konsisten menyelenggarakan pelatihan kompetensi keagenan kapal.
“Kami mengapresiasi ISAA Learning Center yang kesekian kalinya melaksanakan diklat sesuai regulasi Kementerian Perhubungan. Pada intinya, perusahaan keagenan kapal harus memiliki SDM yang kompeten dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi. Hal ini penting untuk memastikan pelayanan kapal berjalan sesuai harapan demi kelancaran transportasi laut,” ujar Rifanie.
Pelaksanaan diklat ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Kegiatan Usaha dan/atau Standar Produk/Jasa pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Transportasi. Regulasi tersebut menjadi dasar dalam peningkatan kualitas layanan jasa keagenan kapal sekaligus memastikan setiap perusahaan memiliki tenaga kerja yang memenuhi standar kompetensi nasional.
Direktur ISAA Learning Center, Dr. Ir. Eduard A.S. Sijabat, M.M., mengatakan bahwa pelatihan diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan keagenan kapal di Provinsi Kepulauan Riau.
Menurutnya, diklat ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membentuk karakter profesional peserta agar mampu menjalankan tugas sesuai standar industri pelayaran.
“Diklat ini diikuti 21 peserta dari pelaku usaha keagenan kapal. Kami berharap momentum ini menjadi sarana meningkatkan kompetensi yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan,” ujar Eduard.
Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan sektor maritim, di antaranya Plt. Kepala KSOP Kelas II Tanjungpinang Slamet Sunarto, S.E., M.A. , Kasubag Tata Usaha KSOP Kelas II Tanjungpinang Harry Priambodo, S.Pi., M.H. , Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut serta Pelayanan Jasa UPP Kelas I Tanjung Uban Capt. Rahmat Suryawan, M.Sc., M.Mar. , Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Kelas III Kijang Capt. Imran, S.SI.T., M.H. , Ketua DPC ISAA Musliadi , serta Sekretaris DPC ISAA Rafi Jamil, S.H., CPM , bersama jajaran pengurus, penasihat, dan anggota ISAA.
Hadir pula dari Jakarta Ketua Umum DPP ISAA H. Aris Hartoyo serta jajaran pengurus pusat sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas SDM maritim nasional.
Sebanyak 21 peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau, meliputi Tanjungpinang, Bintan, Batam, Karimun, dan Natuna . Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan materi mengenai kompetensi keagenan kapal sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Melalui penyelenggaraan Diklat Kompetensi Keagenan Kapal ini, ISAA Learning Center bersama DPC ISAA Tanjungpinang dan Bintan menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM maritim Indonesia. Diharapkan para peserta mampu menjadi tenaga profesional yang kompeten sehingga dapat memberikan pelayanan keagenan kapal yang berkualitas, profesional, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor transportasi laut.(Resky/tbn)









