potretnusantara.id, Natuna – Wujud empati dan kepedulian sosial ditunjukkan Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla. dengan memberikan bantuan kepada seorang anak korban kecelakaan pompong asal Kecamatan Subi, Sintia Bella, yang saat ini masih menjalani perawatan intensif pascaoperasi.
Sintia Bella, putri dari Pria Usandra, mengalami kecelakaan serius setelah rambutnya terlilit mesin pompong hingga menyebabkan luka berat pada bagian kulit kepala. Korban telah menjalani operasi di RSUD Soedarso Pontianak dan masih dalam masa pemulihan dengan perawatan rawat inap.
Kehadiran Kapolres Natuna dalam aksi kemanusiaan yang digagas KPDN Peduli Sosial menjadi bentuk nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas keamanan, tetapi juga membawa nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Bantuan yang disalurkan diberikan secara tulus sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada keluarga korban, tanpa menyebutkan nominal bantuan yang diberikan.
Kapolres Natuna menyampaikan bahwa rasa empati dan kepedulian sosial harus terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam menghadapi musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga serta menjadi dukungan moral bagi ananda Sintia Bella agar segera pulih dan kembali sehat,” ujar Kapolres Natuna, Senin (6/4/2026).
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan solidaritas sosial dan saling membantu sesama, terutama kepada warga yang sedang menghadapi cobaan.
Ketua Dewan Pengarah KPDN Peduli Sosial, H. Raja Mustakim, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Kapolres Natuna yang dinilai memberikan teladan humanis bagi masyarakat dalam menumbuhkan rasa empati dan gotong royong.
Penggalangan donasi yang dilakukan KPDN Peduli Sosial masih terus dibuka guna membantu biaya pengobatan korban. Seluruh bantuan yang diterima dipastikan akan disalurkan secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab kepada keluarga Sintia Bella.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan menjadi penguat nilai solidaritas masyarakat Natuna, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah.(Kalit)










