potretnusantara.id, Natuna – Kabupaten Natuna kembali mendapat kepercayaan nasional dengan menjadi tuan rumah kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dalam agenda penguatan sinergi pencegahan korupsi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara KPK dan pemerintah daerah dalam meningkatkan sistem pencegahan korupsi serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyampaikan bahwa kehadiran KPK di Natuna menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus momentum strategis untuk memperkuat integritas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Kehadiran KPK di Natuna adalah sebuah kehormatan bagi daerah kita. Ini bentuk kepercayaan sekaligus kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” ujar Cen Sui Lan, Senin (6/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda nasional pembinaan dan pencegahan korupsi, bukan berkaitan dengan pemeriksaan ataupun penindakan hukum terhadap pemerintah daerah.
Dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama jajaran perangkat daerah akan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi yang bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK dan pemerintah daerah.
Inspektur Daerah Kabupaten Natuna, M. Amin, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut merujuk pada surat KPK Nomor UND/287/KSP.00/70-72/04/2026 tanggal 2 April 2026 tentang penguatan koordinasi pencegahan korupsi di daerah.
“Rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas antara KPK dan Pemerintah Daerah dalam upaya pencegahan korupsi,” jelas M. Amin.
Ia menambahkan, kegiatan rakor dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna.
Selain pertemuan bersama jajaran eksekutif, tim KPK juga diagendakan melakukan pertemuan dengan unsur legislatif Kabupaten Natuna guna memperkuat sinergi pengawasan serta komitmen bersama dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Selama berada di Natuna, tim KPK juga akan melaksanakan audiensi bersama pemerintah daerah yang melibatkan sejumlah pejabat terkait guna memperkuat koordinasi pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.
Cen Sui Lan berharap masyarakat dapat memahami bahwa kunjungan KPK merupakan bagian dari penguatan sistem pencegahan korupsi secara nasional, sekaligus menjadi bukti bahwa Natuna dipercaya mendukung gerakan pembangunan berintegritas di Indonesia.
“Kami mengajak seluruh perangkat daerah, legislatif, dan masyarakat untuk menyambut kegiatan ini dengan semangat positif sebagai komitmen bersama mewujudkan Natuna yang bersih, transparan, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Kehadiran KPK di Natuna diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat budaya antikorupsi serta meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Kalit)










