KARIMUN, Potretnusantara.id-Pemerintah Kabupaten Karimun menyalurkan bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat Kabupaten Karimun, Sabtu (2/5). Bantuan sembako tersebut merupakan langkah sigap pemerintah Karimun dalam meminimalisir dampak sosial dan ekonomi akibat Pandemi Covid-19.
Bantuan diberikan tersebut memiliki target warga kurang mampu yang tercatat sebagai warga miskin. Adapun jumlah sembako yang didistribusikan itu ialah sebanyak 33.000 paket dan akan disebar di setiap kelurahan dan desa wilayah Kabupaten Karimun.
Adapun rincian penerima bantuan diantaranya Kecamatan Karimun 5.786 paket, Tebing 3.570, Kecamatan Meral 4.000, Meral Barat 2.496, Ungar 1.550, Belat 1.317, Buru 1703, Durai 1.618, Kundur 2.970, Kundur Barat 2050, Kundur Utara 2.388 dan Moro 3.552.

Bupati Karimun Aunur Rafiq, mengatakan bantuan 33 ribu paket tersebut dialokasikan dari APBD Karimun dengan nilai anggaran mencapai Rp 6,6 milyar.
“Nilainya Rp 6,6 milyar termasuk biaya operasional pengangkutan. Paket bantuan ini seperti beras, gula, minyak dan mie instan. Semoga ini bisa membantu warga kita,”ujar Rafiq saat penyerahan bantuan tersebut di Gedung Nasional Karimun.
Rafiq mengatakan, bantuan ini nantinya akan didistribusikan di masing-masing Kecamatan untuk kemudian dapat disalurkan hingga ke Kelurahan dan Desa yang ada.

“Ini bertahap, tapi sudah mulai hari ini. Untuk Pulau Karimun ini sudah di antar Kelurahan, kecuali pulau di Luar Karimun,” katanya.
Menurut Rafiq, bantuan tersebut belum sepenuhnya mengakomodir 78.000 lebih KK warga kurang mampu di Kabupaten Karimun. Namun, pemerintah akan menyalurkan bantuan lain yang bersumber dari Pemerintah pusat dan Provinsi.
“Ini belum semua hanya 33 ribu, masih ada bantuan dari PKH sebanyak 7.184, kemudian bantuan PKM dan BLT 4 ribu lebih, lalu ada BLT lagi lebih dari 7.000. Jika di total ada 52 ribu, sementara total ada 78 ribu KK lebih,”jelasnya.
ricky robiansyah











Discussion about this post