KARIMUN, PotretNusantara.id- Beacukai melakukan gebrakan jitu guna mengembalikan Pemulihan Ekonimi Nasional (PEN) melalui PT Pulaumas Moromulia yang merupakan salah satu eksportir yang
ada di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.
Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, Abdul Rasyid menjelaskan, maksud dan tujuan dari kegiatan asistensi tersebut kepada eksportir guna mendongrak perekonomian dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh eksportir yang ada di wilayah Kepri sendiri, gunanya supaya mendongkrak PEN itu sendiri,” jelas Rasyid. Kamis (12/11)
Rasyid juga menambahkan bahwa pelaku usaha perlu melakukan pengembangan dalam produk serta melakukan ekstensifikasi dari objek ekspor tersebut.
“Para pelaku usaha pengembangan produk yang lebih variatif baik komoditas perikanan seperti cumi-cumi dan ikan tuna maupun ekspor komoditas kelapa yang tersedia di Kecamatan Moro, Kabupaten
Karimun. Selain itu kelapa juga dapat diekspor dalam bentuk kelapa putih, olahan seperti santan, kulit kelapa, dan Virgin Coconut Oil (VCO),” jelasnya.
Disamping itu, Pemilik PT Pulaumas Moromulia Acim menyampaikan, bahwa saat ini kapal mereka dilengkapi fasilitas peti penyimpanan untuk hasil tangkapan. Menurut regulasi yang ada bahwa ekspor produk perikanan harus menggunakan peti berukuran besar atau container reefer.
“Kami selaku pihak pengusaha mengharapkan agar jangan ada lagi kendala terkait izin tersebut, sehingga proses pengurusannya dapat lebih cepat sehingga mempermudah dalam melakukan penangkapan ikan serta mendorong proses ekspor,” Keluh Acim.
Dalam Aksi ini, Bea Cukai Kepulauan Riau tergabung dalam Tim Task Force Percepatan PEN Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau.
Kepala Seksi Fasilitas Kepabeanan Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Awaludin menyebutkan bahwa, Bea Cukai akan mempermudah dan memfasilitasi para pelaku usaha dalam melakukan proses ekspor.
“Kami akan mempermudah serta memfasilitasi para pelaku usaha tersebut untuk melakukan eskpor, selain itu para eksportir dapat mendorong adanya pengembangan ekstensifikasi dari objek ekspor dengan memberdayakan industri rumah tangga sehingga dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat kecil dan menengah,”jelasnya.
PT Pulaumas Moromulia pada akhir tahun ini akan melakukan direct ekspor komoditas cumi
cumi dan pada tahun 2021 akan dilakukan ekstensifikasi produk ekspor kelapa. Tim Task Force Percepatan PEN Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau akan menindaklanjuti temuan
lapangan dan usulan yang diperoleh dari beberapa pihak terkait.
Risky











Discussion about this post