KARIMUN,Potretnusantara.id- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geografis(BMKG) Kabupaten Karimun, Raden Eko Sarjono mengatakan memasuki masa pancaroba di wilayah Karimun untuk kedepan masih berpotensi adanya puting beliung, hujan deras serta gelombang tinggi air laut.
“Ada beberapa pemicu yang pertama masa pancaroba dan juga disusul dengan adanya la nina yang masih aktif dan juga peningkata cylcone disamudra pasifik,”ucap Raden di Kantornya, Jumat (13/11).
Dari 3 Dampak tersebut tambahnya, berasal dari Timur Vietnam sampai ke Indonesia. Raden Eko Sarjono menjelaskan bahwa Karimun kemungkinan besar dalam beberapa bulan kedepan akan terkena dampak cuaca tersebut.
Ia juga menjelaskan potensi gelombang dapat mencapai ke wilayah Karimun, dengan ketinggian sekitar 0,3 meter sampai 1 meter.
“Untuk ketinggian gelombang 0,3 meter sampai 1 meter. Sedangkan untuk kecepatan angin jika dicuaca sedang hujan kecepatan angin bisa berubah mencapai 30knot, sedangkan untuk difase normalnya 6 sampai 10 knotj” jelasnya.
Raden menghimbau kepada masyarakat dan nelayan untuk tetap waspada saat bepergian, hal ini dikarenakan gelombang sedang tinggi dan cuaca sedang berubah-ubah.
Dia berharap kepada masyarakat untuk terus update dan memperhatikan postingan cuaca dari media platformnya BMKG pusat dan tanjungbalai Karimun.
“Untuk para nelayan dan warga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati, karena gelombang sedang tinggi. Saya menyarankan untuk terus update membaca berita apalagi sekarang sudah canggih apa-apa bisa dilihat dari platform sosial, jadi bepergian bisa nyaman tanpa rasa khawatir,”paparnya.
risky











Discussion about this post