Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Aceh Singkil akan segera tiba. Ratusan relawan Sahabat Singkil siap menunggu kehadiran beliau di Singkil.
Berbagai lapisan masyarakat siap mendukung dan memenangkan pasangan H. Safriadi alias Oyon dan H. Hamzah Sulaiman pada pillada 27 November 2024 mendatang.
Kerinduan masyarakat atas kepemimpinan kembali H. Safriadi yang kerap digadang-gadang selaku bapak pembangunan yang dinilai mampu meningkatkan berbagai insfrastruktur pembangunan di masa kepemimpinan nya kala itu.
Mustafa kamal salah seorang warga Singkil kepada media ini, Selasa (23/7/2024) di Pulo Sarok menyebutkan rasa kerinduan akan tangan dingin Oyon dalam melakukan pembangunan daerah ini kata nya.
“Sosok Oyon bersama Hamzah Sulaiman diharapkan dapat mengobati kerinduan masyarakat akan pembangunan di negeri batuah ini,” ujar Mustapa.
“Sudah lama sentuhan pembangunan tidak kita rasakan lagi, sudah lama tidak dapat bantuan modal usaha juga perhatian dari pemerintahan. Itulah sebabnya masyarakat sangat mengharapkan Safriadi Oyon kembali memimpin Aceh Singkil,” ujarnya.
Sementara itu, A Sarli Amin juga salah seorang anggota Tim Relawan Safridi-Hamzah (SAHABAT) mengharap agar Oyon selaku calon bupati idamannya ini segera pulang ke Aceh Singkil tercinta ini. Menurutnya saat ini ratusan anggota teman Relawan ‘Sahabat’ sudah menunggu kehadiran nya guna memberikan wejangan maupun petuah politik yang adem di alam demokrasi.
“Ratusan anggota relawan sudah menunggu kehadiran pak Oyon ke Singkil. Banyak masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada beliau,” sebutnya.
Lanjut A Sarli Amin banyak tokoh masyarakat dari berbagai kalangan, khususnya dari Kecamatan Singkil dan sekitarnya ingin jumpa bersilaturahmi menyampaikan saran dan kesetiaan kepada beliau.
“Saya mewakili rekan-rekan relawan pemenangan Oyon, sangat berharap agar pak Safriadi alias Oyon segera pulang menyapa langsung masyarakat yang sedang menunggu kedatangan sang figur pemimpin masa depan daerah bertuah ini”. (Mardin).
Editor : Din










