BATAM, Potretnusantara.id-Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau terus berkomitmen untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dikalangan masyarakat, sasarannya adalah para pelajar di sekolah yang ada di Kepulauan Riau.
Dalam melakukan kegiatan ini, Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepulauan Riau menggandeng Polisi Daerah (Polda) Kepulauan Riau,
“Untuk saat ini, kita sudah melaksanakan kegiatan di 11 titik sekolah se Kepri, dari 16 titik yang ditargetkan di Kepri,”kata Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kepri, Eddy Supriatna. Senin (21/10) melalui handphone selulernya.
Dikatakan, dalam melakukan sosialisasi pihaknya melakukan metode-metode yang membuat para pelajar tertarik untuk memahami bahaya narkoba bagi generasi muda.
“Kita ada juga rencana untuk membentuk Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN), dan kita harapkan ini berkelanjutan sehingga tidak putus pengetahuan itu,”katanya.
Dalam metode lainnya, pihaknya juga memberikan pemahaman para pelajar yang sudah mengikuti sosialisasi melalui tulisan-tulisan.
“Kita meminta mereka membuat sebuah tulisan tentang bahaya nerkoba, artinya kita cobe dari berbagai meteri sehingga mereka btul-betul paham,”jelasnya.
Dia berharap, dengan adanya pemahaman-pemahaman seperti ini dapat kedepannya meminimalisir pergerakan peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.
“Kita berharap untuk antisipasi kedepannya, mudah-mudahan ini bermamfaat bagi kita semua,”katanya.
Dia juga mendorong pengawasan para orang tua terhadap perkembangan anak-anaknya, orang tua harus mampu melakukan pendekan dengan kehidupan anak setiap harinya.
“Peran orang tua sebenarnya yang paling berpengaruh, karena sesungguhnya mereka yanh mengetahui perkembangan anak secara langsung,”katanya.
nando










