Aceh Singkil, Potretnusantara.id – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh Singkil melalui Biro Pengembangan Majelis Taklim, Muslimah dan Anak menggelar kegiatan pembinaan dan pemantapan majelis taklim di Kecamatan Gunung Meriah pada Jumat (6/12/ 2024) kemarin di Masjid Jamik Darussalam, Desa Tulaan, Kecamatan Gunung Meriah.
Kegiatan ini dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya membina keluarga yang islami dan menjaga akhlak di tengah dinamika zaman.
Hadir dalam kegiatan itu, Camat Gunung Meriah Ilvi Rahmi, pengurus DMI Aceh Singkil, serta pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Singkil.
Sebanyak 75 peserta turut serta, yang terdiri dari perwakilan majelis taklim dari setiap kampung, ibu kepala kampung, organisasi muslimah, serta anggota dari berbagai kelompok majelis taklim, baik dari Muslimat NU maupun Aisyiyah dengan mengusung tema “Keluarga Dalam Dekapan Islami”, acara ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Islami dalam keluarga, sehingga dapat menghasilkan generasi yang sehat, berakhlak, dan menjaga keseimbangan antara kehidupan duniawi dan ukhrawi.
“Pentingnya memperkuat kajian keagamaan di setiap kelompok majelis takli, materi kajian seperti hadis, pengelolaan rumah tangga, dan pembinaan anak harus terus ditingkatkan. Maka dari itu, Majelis taklim di Kecamatan Gunung Meriah harus semakin giat dalam mengikuti kajian-kajian yang relevan dengan perkembangan zaman, terutama yang berkaitan dengan pengasuhan anak dan keharmonisan keluarga,” kata Camat Gunung Meriah, Ilvi Rahmi. Sabtu (7/12/24).
Disamoing itu, dr. Herlina Sitompul, seorang ahli kesehatan merupakan Narasumber utama kegiatan ini memberikan materi yang sangat relevan dengan tema acara. Ia menjelaskan bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga dan memelihara keluarga agar terhindar dari siksa neraka, salah satunya dengan menjauhkan diri dari pergaulan bebas yang bisa merusak moral dan akhlak.
“Allah menciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan, dan itu adalah fitrah yang harus dijaga dengan baik. Sebagai orang tua, kita wajib melindungi keluarga, terutama anak-anak kita, agar terhindar dari hal-hal yang dapat melanggar syariat Islam,” ujar dr. Herlina.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari peserta, yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus organisasi Muslimat NU dan Aisyiyah, serta anggota BKMT Aceh Singkil. Mereka sangat antusias dalam mengikuti sesi tanya jawab dan berdiskusi tentang cara-cara praktis dalam menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan bagi anggota majelis taklim, tetapi juga dapat mempererat silaturahmi antar umat Islam di Kecamatan Gunung Meriah. Semoga dengan adanya pembinaan ini, masyarakat bisa lebih memahami peran penting keluarga dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan beragama. (Mardin).
Editor : Din










