ACEH, Potretnusantara.id-Burung Ruwak-Ruwak ini biasanya beradaptasi dirawah atau disemak semak pengairan sungai atau sawah. Burung ruwak-ruwak ini biasa terlihat sendiri atau berpasangan mencari makan di tepi air. Mereka menyisir lumpur atau air dangkal, untuk mengambil makanan berupa serangga, ikan kecil, cacing, siput, air dan biji-bijian.
Burung ini dikenal agak lebih berani dari pada kebanyakan unggas liar lain nya, dan sering terlihat di rawah-rawah terbuka hingga saluran air di dekat jalan yang ramai. Burung ini bersifat crepuskuler yaitu aktif pada pagi dan soreh hari.
Adi, salah seorang warga mengatakan kepada bahwa burung ruwak- ruwak tersebut sebenarnya mengandung beribu gizi dan rasa yang nikmat serta memiliki kelejatan dari berbagai unggas lainnya, disisi lain dari dagingnya yang rapuh dan menggandung kelejatan gurihnya tidak pula mengandung lemak pada dangingnya ruwak-ruwak tersebut.
“Rasanya lezat dan gurih karena tidak berlemak,”kata Adi. Kamis (4/3/2021)
Lanjut Adi mengatakan biasanya mereka mendapatkan burung uwak-ruwak diwaktu malam hari sekira pukul 19.00 wib hingga pukul 21.00 wib malam hari. Para pemburu ruwak ruwak mempersiapakan perhalatan berupa senter kepala dan tanguk jaring.
“Alhamdulilla malam itu kami pulang membawak hasil yang cukup banyak dan bisa kami jadi santapan dipagi hari.” tutup Adi.
mardin










