Potretnudantara.id,Natuna — Terik matahari tak menghalangi langkah Bupati Natuna Cen Sui Lan untuk turun langsung ke lahan pertanian jagung pipil di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi. Tanpa kesan formal, Cen Sui Lan berdialog hangat dengan petani dan ikut memetik jagung saat panen perdana berlangsung.
Panen jagung pipil seluas 2 hektare ini mencatat hasil menggembirakan dengan estimasi 7,2 ton, atau tingkat keberhasilan mencapai 85 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa Batubi memiliki potensi besar sebagai kawasan pertanian unggulan Natuna.
Dalam dialog bersama petani, Cen Sui Lan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal. Ia meminta agar ke depan luasan lahan jagung dan sayuran di Batubi diperluas, mengingat wilayah ini dinilai berhasil mengembangkan pertanian jagung.
“Batubi sudah membuktikan diri. Tinggal kita perkuat alat, air, dan pasar,” ujar Cen Sui Lan.(16/12)
Bupati juga menyoroti harga jual jagung pipil yang saat ini dibeli Bulog seharga Rp6.400/kg dengan kadar air 14 persen. Ia memastikan akan menyurati Bulog pusat agar harga pembelian jagung dari petani Natuna dapat lebih kompetitif.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cen Sui Lan menegaskan bahwa hasil sayur-mayur petani Natuna harus diprioritaskan untuk diserap oleh MBG, sehingga ekonomi petani lokal semakin bergerak.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut meninjau kendala di lapangan, seperti serangan hama babi hutan dan monyet, keterbatasan alat pertanian, serta irigasi yang masih manual. Ia meminta petani membentuk kelompok tani agar bantuan bibit dan pupuk dapat disalurkan secara terarah.
Panen jagung ini turut dihadiri unsur Forkopimda, camat, kepala desa, dan petani setempat.(Kalit)










