Potretnusantara.id,Natuna – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran di wilayah terluar kembali ditunjukkan Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Selasa (25/11), Bupati bersama rombongan meninjau langsung penyerahan dan pengoperasian alat pemadam kebakaran portabel untuk Kecamatan Midai. Alat tersebut menjadi terobosan penguatan mitigasi kebakaran di daerah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan infrastruktur.
Dalam kesempatan itu, Cen Sui Lan memastikan seluruh perangkat dapat difungsikan secara optimal. Ia bersama tim pemadam menampilkan simulasi pemadaman di depan masyarakat. Petugas profesional turut memberikan instruksi agar warga memahami cara penanganan awal saat terjadi kebakaran.
“Kita ingin memastikan alat ini benar-benar berfungsi, dan bisa menjangkau hingga ke bagian atas rumah-rumah warga yang tinggi,” tegas Cen Sui Lan di sela kegiatan.
Bupati menekankan, kehadiran alat pemadam portabel bukan berharap terjadi musibah, tetapi untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat tetap terjaga, terutama di kawasan padat penduduk seperti Midai.
Untuk mendukung operasionalnya, Pemkab Natuna menambah dua personel dari Dinas Pemadam Kebakaran, serta melakukan pelatihan kepada sukarelawan dan aparat kecamatan. Satu set perlengkapan pemadam termasuk alat pelindung diri dan selang sepanjang 1 kilometer juga disiapkan agar penanganan dapat lebih cepat dan efektif.
Bagi masyarakat Midai, fasilitas tersebut membawa harapan besar. Selama ini, jika terjadi kebakaran, warga hanya mengandalkan upaya gotong royong seadanya.
“Selama ini kalau ada kebakaran, kami cuma siram pakai ember. Sekarang dengan alat ini, kami lebih siap dan lebih percaya diri,” ujar salah seorang warga dengan wajah penuh rasa syukur.
Cen Sui Lan memastikan program peningkatan kesiapsiagaan bencana akan terus diperluas ke kecamatan terluar lainnya. Midai menjadi wilayah prioritas karena letaknya jauh di batas utara Indonesia dan di tengah laut lepas.
“Ke depan, kita rencanakan menghadirkan mobil pemadam permanen untuk pulau-pulau terluar termasuk Midai,” tambah Cen.
Terobosan alat damkar portabel ini menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh warga, tanpa meninggalkan daerah yang berada di garis paling luar negeri ini.
(Kalit)










