Aceh Singkil, Potretnusantara id– Kondisi Jembatan Simpang 4, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, yang rusak parah kembali memakan korban. Seorang ibu muda, Ayu (30), dan bayinya yang berusia satu tahun terjatuh ke sungai saat melintas dengan sepeda motornya sekitar pukul 17.30 WIB baru-baru ini.
Informasi yang dihimpun Awak Media, kecelakaan itu terjadi akibat motor korban terperosok pas ke lubang di jembatan yang terbuat dari papan lapuk tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden yang disebabkan oleh kelalaian pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur vital.
“Jembatan yang menghubungkan Desa Kuala Baru Laut dengan pusat kecamatan ini telah lama dikeluhkan warga karena kondisinya yang memprihatinkan, namun tak kunjung diperbaiki,” kata Umayah, Keuchik Kuala Baru Laut
Dia mengatakan, Ayu yang mengendarai motor sambil menggendong bayinya, kehilangan kendali saat rodanya menghantam papan jembatan yang lapuk dan berlobang.
Sehingga, tambahnya, kedua ibu dan anak terjatuh ke sungai dan langsung dievakuasi oleh warga sekitar. Beruntung, insiden ini tidak menelan korban jiwa. Ayu hanya mengalami luka ringan, seperti terkilir pada tangan, memar di kepala, dan goresan di wajah.
“Sementara itu, bayinya mengalami luka di wajah dan trauma,” ujarnya.
Menanggapi kejadian itu, Anggota Komisi III DPRK Aceh Singkil, Doni Maradonna, menyatakan keprihatinannya. Doni mendesak instansi terkait untuk segera mengambil tindakan.
“Sudah lima tahun terakhir banyak korban berjatuhan, ada yang luka berat bahkan patah tulang. Hari ini, seorang ibu dan bayinya kembali menjadi korban,” ujar Doni.
Ia menambahkan bahwa proyek perbaikan jembatan ini sebenarnya sudah memiliki pemenang lelang, yang semakin menunjukkan lambatnya respons.
Doni menegaskan, perbaikan jembatan ini harus segera dilaksanakan karena fungsinya sangat vital sebagai satu-satunya akses penghubung desa-desa di Kecamatan Kuala Baru. Warga terpaksa terus menggunakan jembatan ini setiap hari meskipun menyadari resikonya.
Mardin










