• NASIONAL
  • KESEHATAN
  • ROHANI
  • SPORT
  • TEKNO
  • SOSOK
  • OPINI
  • ADVERTORIAL
  • INTERNASIONAL
Berita Berdasar Fakta
  • HOME
  • ANAMBAS
  • BATAM
  • KARIMUN
  • LINGGA
  • NATUNA
  • TANJUNG PINANG
  • BINTAN
    • DAERAH
      • ACEH
      • ASAHAN
      • BALI
      • BANGKA BELITUNG
      • BENGKALIS
      • MUSI BANYUASIN
      • DUMAI
      • JABAR
      • JATIM
      • KALIMANTAN
      • LABUHANBATU UTARA
      • MALUKU UTARA
      • MERANTI
      • MEDAN
      • PADANG LAWAS
      • PADANGSIDEMPUAN
      • PAPUA
      • ROKAN HILIR
      • ROKAN HULU
      • SULAWESI
      • TAPANULI SELATAN
      • TULANG BAWANG
No Result
View All Result
  • HOME
  • ANAMBAS
  • BATAM
  • KARIMUN
  • LINGGA
  • NATUNA
  • TANJUNG PINANG
  • BINTAN
    • DAERAH
      • ACEH
      • ASAHAN
      • BALI
      • BANGKA BELITUNG
      • BENGKALIS
      • MUSI BANYUASIN
      • DUMAI
      • JABAR
      • JATIM
      • KALIMANTAN
      • LABUHANBATU UTARA
      • MALUKU UTARA
      • MERANTI
      • MEDAN
      • PADANG LAWAS
      • PADANGSIDEMPUAN
      • PAPUA
      • ROKAN HILIR
      • ROKAN HULU
      • SULAWESI
      • TAPANULI SELATAN
      • TULANG BAWANG
No Result
View All Result
Berita Berdasar Fakta
No Result
View All Result
Home NATUNA

Demonstrasi Pati : Saat Kebijakan Kehilangan Peta dan Kompas

by Potret Redaksi
14 Agustus 2025
in NATUNA, OPINI
0
Demonstrasi Pati : Saat Kebijakan Kehilangan Peta dan Kompas
Bagikan di FacebookBagikan di WhatsappBagikan di TwitterBagikan di TelegramBagikan di PinterestBagikan di Email

Oleh : Andi Miftahul Farid, M.Ec.Dev
(Analis Kebijakan Ahli Madya Bapelitbangda Natuna)

Opini, Potretnusantara.id – Di Pati, pagi itu tidak seperti biasanya. Jalanan yang biasanya dipenuhi pedagang sayur dan motor-motor bebek yang setia mengantar anak ke sekolah, tiba-tiba penuh dengan manusia yang membawa spanduk, poster, dan suara yang serempak: “Tolak Kenaikan PBB!” Mereka bukan sekadar massa. Mereka adalah warga yang jenuh dengan kebijakan yang terasa datang dari menara gading—jauh dari suara tanah yang mereka pijak.

Baca Juga

Wamendagri Bima Arya Sambut Baik Usulan Sister City Natuna-Hainan, Bupati Cen Sui Lan Minta Dukungan Pusat

Wamendagri Bima Arya Sambut Baik Usulan Sister City Natuna-Hainan, Bupati Cen Sui Lan Minta Dukungan Pusat

14 Agustus 2026
20
Masjid Baitunnur Sebala Direnovasi, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Cen Sui Lan

Masjid Baitunnur Sebala Direnovasi, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Cen Sui Lan

7 Agustus 2026
5

Kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ini mungkin dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Namun, di mata warga, ia menjelma seperti tamu tak diundang yang memaksa masuk ke ruang tamu, membawa buku catatan utang, lalu menagih tanpa senyum.

Di sini, kegagalan bukan semata pada angka, melainkan pada proses: kurangnya dialog, minimnya empati, dan hilangnya peta sosial sebelum kebijakan dijalankan.

Kritikus kebijakan mungkin akan mengatakan: kebijakan itu lahir dari “ruang-ruang rapat ber-AC” yang lupa membuka jendela untuk mendengar suara angin dari sawah. Dan begitu dipasang di jalan, kebijakan itu seperti baliho yang salah alamat—dikirim untuk warga kota, tapi nyampainya di desa yang sedang memeras keringat di ladang.

Pemerhati sosial akan mengingatkan bahwa pajak di mata petani bukan sekadar kewajiban negara. Pajak adalah perihal rasa: rasa keadilan, rasa memiliki, dan rasa dihargai. Kalau rasa ini patah, yang muncul bukan lagi kepercayaan, melainkan kecurigaan. Dan kecurigaan, sekali tumbuh seperti rumput liar akan cepat menutup halaman kepercayaan yang pernah subur.

Demonstrasi di Pati adalah bentuk koreksi sosial. Warga sedang berkata: “Kami bukan anti pembangunan. Kami hanya ingin diajak bicara sebelum harga tanah kami di atas kertas tiba-tiba naik berkali lipat.”

Dalam kacamata kebijakan publik, kegagalan ini setidaknya berakar pada tiga hal:

  1. Kurangnya partisipasi publik. Rakyat tidak diberi ruang yang cukup untuk memahami dan memberi masukan sebelum kebijakan diketok.
  2. Minim kajian dampak sosial-ekonomi. Kenaikan PBB seharusnya mempertimbangkan daya bayar warga, bukan sekadar target pendapatan daerah.
  3. Komunikasi publik yang lemah. Alih-alih dialog, yang terdengar hanya surat edaran.

Kita belajar dari sini, bahwa kebijakan publik bukan sekadar produk hukum. Ia adalah kontrak sosial. Kontrak ini hanya sah jika ditandatangani bukan cuma oleh tangan birokrat, tetapi juga hati rakyat.

Bagi daerah lain, termasuk Natuna atau wilayah kepulauan lain yang sedang berusaha meningkatkan PAD, kisah Pati adalah peringatan dini. Kenaikan pajak, terutama yang menyentuh tanah—yang bagi petani adalah identitas dan sumber hidup—harus dibungkus dengan proses yang penuh empati. Sebelum menulis angka di APBD, tulislah dulu cerita rakyatnya: berapa hasil panen tahun ini, berapa biaya pupuk, berapa kali gagal panen karena banjir atau kekeringan.

Kebijakan fiskal yang kuat adalah yang ditopang kepercayaan. Dan kepercayaan tidak bisa dibangun di ruang rapat semata; ia tumbuh di warung kopi, di teras rumah, di pematang sawah. Pemimpin daerah harus belajar menjadi pendengar yang sabar, bukan hanya pembaca laporan.

Demonstrasi di Pati mungkin akan mereda seiring dengan dicabutnya rencana kenaikan PBB. Spanduk akan dilipat, poster akan disimpan, dan jalanan kembali ramai oleh pedagang sayur. Tetapi luka rasa yang ditinggalkan akan bertahan lebih lama dari masa jabatan seorang bupati. Itulah sebabnya, kebijakan publik harus diramu seperti meracik kopi: proporsi yang pas, suhu yang tepat, dan yang terpenting, disajikan dengan hati.

Kalau kita tak mau belajar dari Pati, kita akan mengulanginya di tempat lain. Dan setiap pengulangan akan semakin mahal biayanya—bukan hanya di kas daerah, tapi di kas kepercayaan publik.

Editor : Din

Tags: Natuna
Previous Post

149 ASN Pemda Karimun Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Next Post

Satlantas polres Natuna Siap Amankan Jalan Saat Perayaan HUT RI ke- 80 di Natuna

Related Posts

Wamendagri Bima Arya Sambut Baik Usulan Sister City Natuna-Hainan, Bupati Cen Sui Lan Minta Dukungan Pusat
NATUNA

Wamendagri Bima Arya Sambut Baik Usulan Sister City Natuna-Hainan, Bupati Cen Sui Lan Minta Dukungan Pusat

14 Agustus 2026
20
Masjid Baitunnur Sebala Direnovasi, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Cen Sui Lan
NATUNA

Masjid Baitunnur Sebala Direnovasi, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Cen Sui Lan

7 Agustus 2026
5
Bupati Natuna Cen Sui Lan Gerak Cepat Atasi Lonjakan Harga Minyak Goreng di Sedanau, Gelar Pasar Murah
NATUNA

Bupati Natuna Cen Sui Lan Gerak Cepat Atasi Lonjakan Harga Minyak Goreng di Sedanau, Gelar Pasar Murah

15 Juli 2026
41
Distribusi BBM Bersubsidi Jadi Sorotan, Bupati Natuna Minta Kebijakan Khusus untuk Wilayah Kepulauan
NATUNA

Distribusi BBM Bersubsidi Jadi Sorotan, Bupati Natuna Minta Kebijakan Khusus untuk Wilayah Kepulauan

14 Juli 2026
9
Bupati Cen Sui Lan Bawa Isu Konektivitas & DBH ke Dewan Pertahanan Nasional, Tegaskan Natuna Aset Geostrategis yang Harus Sejahtera
NATUNA

Bupati Cen Sui Lan Bawa Isu Konektivitas & DBH ke Dewan Pertahanan Nasional, Tegaskan Natuna Aset Geostrategis yang Harus Sejahtera

14 Juli 2026
20
Pupuk subsidi
NATUNA

Bupati Natuna Cen Sui Lan Genjot 188 Ton Pupuk Bersubsidi dan Lindungi Petani Natuna Lewat BPJS Ketenagakerjaan

13 Juli 2026
7
Load More
Next Post
Satlantas polres Natuna Siap Amankan Jalan Saat Perayaan HUT RI ke- 80 di Natuna

Satlantas polres Natuna Siap Amankan Jalan Saat Perayaan HUT RI ke- 80 di Natuna

POTRET POPULER

  • PT Pelabuhan Karimun Luncurkan Sistem Parkir Baru

    PT Pelabuhan Karimun Luncurkan Sistem Parkir Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wabup Novrizal Lepas Gerak Jalan HUT KE-81 RI, Tekankan Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor Sutan Nasomal Menyambut Baik Penyerahan Sertifikat Sekolah Rakyat Diserahkan Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua LAM Lingga, Ucapkan Terima Kasih ke Polres Lingga, Telah Memprakarsai, Adanya Tarian Lagu Melayu “Lemak Manis” Usai Upacara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lewat Ayo Bisa dan Change Makers, Parama Energi Dorong Anak Meulaboh Siap Hadapi Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Lantik Masheri Yanda Boy sebagai Pejabat Sekretaris Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk UMKM Solok Laris di APKASI Otonomi Expo 2026, Ketua TP PKK Tanah Laut Borong Rendang hingga Tikar Pandan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval HUT RI ke-81 Kecamatan Singkep Berlangsung Meriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Skandal Tersus: PT TBJ Gugat Kementrian KKP di PTUN, Kejanggalan Administrasi CV Samudra Energi Prima Terbongkar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lingga Kunjungi Bimbel Privata Moa, Bahas Peningkatan Sumber Daya Manusia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Alamat Redaksi :

Komplek Griya Harapan Indah, Blok D 03
Kelurahan TEBING, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun,
Provinsi Kepulauan Riau

Hubungi Kami :

0812-7000-2005
potretredaksi69@gmail.com

Tentang Kami :

  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi

© 2020 Potret Nusantara - PT. MKbicara Media Publisher | All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • KEPRI
    • KARIMUN
    • BATAM
    • TANJUNG PINANG
    • BINTAN
    • LINGGA
    • NATUNA
    • ANAMBAS
  • DAERAH
    • ACEH
    • ASAHAN
    • BALI
    • BANGKA BELITUNG
    • BENGKALIS
    • DUMAI
    • JABAR
    • JATIM
    • KALIMANTAN
    • LABUHANBATU UTARA
    • MALUKU UTARA
    • MEDAN
    • MERANTI
    • MUSI BANYUASIN
    • PADANG LAWAS
    • PADANGSIDEMPUAN
    • PAPUA
    • ROKAN HILIR
    • ROKAN HULU
    • SULAWESI
    • TAPANULI SELATAN
    • TAPANULI UTARA
    • TULANG BAWANG
  • KESEHATAN
  • ROHANI
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • TEKNO
  • ADVERTORIAL
  • OPINI

© 2020 Potret Nusantara - PT. MKbicara Media Publisher | All Right Reserved.