KARIMUN, Potretnusantara.id-Tahun Baru merupakan awal yang menggembirakan dan patut di syukuri setiap orang, dimana pergantian tahun ini merupakan berkah dan berkat bagi sitiap insan di dunia ini.
Awal tahun atau tahun baru khususnya dibeberapa suku dan ras menjadikan moment tersebut menjadi salah satu ajang silaturahmi keluarga.
“Ia, ini sudah merupakan acara sakral juga bagi kita yang setiap tahunnya selalu diadakan,”kata Barat, saat berada dirumah saudaranya. Rabu 1/1/25.
Dia mengatakan, banyak bagi umat kristiani melakukan pagelaran resespsi keluarga pada tahun baru seperti ini.
“Khusus bagi kita umat kristen, ada yang perayaannya pada hari 25 Desember-nya ada juga sebagian pada 1 Januari-nya,”katanya.
Hutagalung dalam kesempatan ini mengatakan, sesungguhnya pelaksanaan kunjungan tersebut tidak perlu dipersoalkan tarkait apakah tanggal 25 Desember atau 1 Januari.
Di jelaskan, kaitan keduanya sesunggungnya sangat erat dan merupakan hal yang tidak dipisahkan.
“Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari juga, saat kelahiran dan tujuh hari setelah kelahiran banyak yang menggelar syukuran, ia kan. Demikian juga dengan ini,”katanya mencoba memberikan alasan yang dapat diterima akal.
Yang penting tambahnya, bukan masalah pelaksanaan itu tetapi makna dari perbuatan itu yag perlu di refleksikan.
“Hati dan perbuatan itu yang utama,”katanya.
ery









