KARIMUN, Potretnusantara.id-Jumat dinihari warga Karimun, khususnya suku Batak merasa kehilangan atas berpulangnya Almarhum St W Silalahi (84), tokoh warga Batak yang telah banyak berjuang dan buat bagi kepentingan sosial suku Batak di Kabupaten Karimun.
Almarhum St W Silalahi yang juga aktif di organisasi Pramuka ini cukup santun dan bersahaja dalam bertindak dan berbuat di kalangan masyarakat.
“Bapak Silalahi ini sangat dihormati, dan sangat santu dalam menyelesaikan masalah, jadi kita sangat kehilangan,”kata Ketua PBB Kabupaten Karimun, Osmar Hutajulu. Jumat (18/10).
Dia menjelaskan, salah satu contoh pemikiran yang cukup bermamfaat hingga saat ini adalah pemikiran untuk membentu persatuan dalam hal menangani kematian warga Batak yaitu yang dinamakan Sarikat Saor Matua.
“Bapak Silalahi salah satu penggagas Sarikat Saor Matua yang hingga saat ini berjalan dengan baik, dan masih banyak pemikiran-pemikiran yang sudah deberikan selama ini,”katanya mengenang.
Dia berharap untuk seluruh masyaralat Kabupaten Karimun dan suku Batak agar memabawa dalam doa dan khususnya keluarga agar tetap tabah dan selalu dalam lindungan Tuhan.
“Selamat jalan bapak yang baik, Semoga ditempatkan disisi Tuhan yang maha kuasa, dan untuk ibu yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesehatan,”doanya.
Pantauan dilapangan, warga silih bergantu untuk melihat dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga. Saat ini Almarhun disemayamkan di rumahnya di Teluk Air, Kecamatan Karimun.
ery









