KARIMUN, Potretnusantara.id-Kapolsek Tanjung Balai Karimun, Budi Hartono langsung memimpin peninjauan seluruh toko dan swalayan di wilayah kerjanya. Dalam kesempatan ini, Budi menghimbau kepada seluruh pemilik toko dan swalayan untuk melakukan monitoring kepada seluruh pembeli yang berusaha melakukan penimbunan sembako terkait dengan issu corona.
Budi menyampaikan besarnya dampak kepada masyarakat khususnya masyarakat yang tidak mampu jika penimbunan sembako tersebut berlangsung. Sehingga Dia menghimbau kepada pemilik atau manager agar membatasi pembeli untuk konsumsi perorangan guna mengantisipasi adanya penimbunan dengan pemamfaatan issu Virus Corona yang masuk wilayah Republik Indonesia.
Dampak lain kata Budi, penimbunan akan berdampak kepada tingginya harga-harga sehingga akan menyulitkan masyarakat yang mempunyai ekonomi rendah yang tentu nantinya akan menjadi persoalan baru. Dalam kesempatan ini juga Budi mengingatkan para swalayan agar tidak memajang barang-barang yang sudah kadaluarsa karena dapat merugikan konsumen.
“Kita meminta kerjasama para pihak swalayan untuk melakukan kontrol kepada pembeli, Tadi juga kita pesankan, bila ada orang atau kelompok yang ingin memonopoli pembelian barang sembako agar segera melaporkannya,”kata Budi, Kapolsek Tanjung Balai Karimun, Rabu (4/3)
Dia menjelaskan, hal tersebut perlu di antisipasi melihat situasi di Jakarta saat ini, banyak orang-orang mulai berbelanja borong-borongan terhadap sembako. Kepanikan terhadap masuknya virus corona menjadi pemicu masyarakat untuk melakukan penimbunan sembako dirumah masing-masing.
Dia berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak dikuasai rasa kepanikan yang dapat menimbulkan rasa risau. Namun hendaknya kita lakukan adalah mawas diri dengan cara cara pencegahannya seperti sering cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, rajin olahraga, makanan minuman yang sehat, pakai masker dan sarung tangan.
“Selebihnya lakukan aja aktifitas seperti biasanya. Justru kalau panik borong sembako malah harga sembako bisa melonjak, kasian orang yang tidak mampu. Sementara distributor senang permintaan barangnya laku. oleh karena itu, agar tidak terjadi sperti hal itu kita himbau duluan toko-toko dan supermarket untuk tidak menjual dalam kuantitas yang banyak jika yang beli bukan reseller lagi, kalau tetap ngotot dan ngeyel ajak suruh ke kantor polisi terdekat saja, biar kita yang menjelaskannya,” tegas budi
Pantauan dilapangan, kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00wib dan berakhir sekira pukul Sekira 11.30 wib melibatkan Kanit Reskrim Polsek Balai Karimun, Kanitb Intelkam Polsek Balai Karimun, Panit I Reskrim Polsek Balai Karimum dan Panit II Intelkam Polsek Balai Karimun.
Adapun swalayan yang didatangi diantaranya, Shop and Save Swalayan Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Balai Kota, Swalayan Oriental Jalan A.Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur, Padimas Swalayan Dep Store Jalan Pertambangan Kelurahan Tanjung Balai, Asli Mart Swalayan Jalan A.Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur, Indoyani Swalayan Jalan A.Yani Kelurahan Tanjung Balai Kota dan Asli Mart Jalan Teluk Air Kelurahan Teluk Air Kecamatan Karimun.
edorey











Discussion about this post